KOTA BEKASI, Mediakarya – Ragam cara dilakukan untuk menggalang bantuan bagi korban letusan gunung Semeru. Seperti yang dilakukan siswa SMAN 1 Bekasi, lewat imbauan yang dilakukan melalui pengeras suara hingga membacakan kisah teladan korban erupsi Semeru yang dilakukan di lingkungan sekolahnya.
Kepala SMAN 1 Bekasi Ekowati menuturkan, penggalangan donasi bagi para korban erupsi Semeru merupakan salah satu bentuk kepedulian keluarga besar SMAN 1 Bekasi kepada mereka.
“Penggalangan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kepada saudara-saudara kami disana,” terang Ekowati, Rabu (15/12/2021).
Dijelaskannya, penggalangan bantuan tersebut dilakukan dengan sejumlah cara, yakni melalui daring dan luring. Hal ini sebagai upaya agar mereka tidak menimbulkan kerumunan saat proses pelaksanaannya.
“Proses penggalangan bantuannya secara daring dan luring dan diharapkan melalui aksi nyata ini bisa menumbuhkembangkan kepedulian antar sesama di kalangan siswa SMAN 1 Bekasi,” tambahnya singkat.
Sementara itu, Staf Kesiswaan SMAN 1 Bekasi Geri Aldrin mengungkapkan penggalangan bantuan tersebut bukan hanya dilakukan oleh siswa saja, melainkan juga digerakkan langsung oleh para tenaga pendidik hingga para orang tua siswa.
Seperti halnya para siswa yang melakukannya secara daring dimana para siswa memberikan cerita inspiratif tentang keteladanan seorang anak kepada ibunya yang tetap setia menemani ibunya yang sakit dengan cara berpelukan tanpa meninggalkannya sedetik pun.
Hal inilah yang dijadikan sebuah motivasi bagi para siswa lainnya untuk bergerak membantu menyisihkan sebagian rezeki yang mereka miliki untuk diserahkan kepada para korban erupsi Semeru.
“Penggalangan bantuan ini kami lakukan selama satu minggu terhitung mulai 13 Desember 2021 hingga 18 Desember 2021 mendatang dan akan kami serahkan melalui pihak yang ditunjuk di Kota Bekasi untuk penyalurannya,” katanya. (apl)











