Viral, Anak Difabel di Tempatkan di Kandang Kambing, Ini Penjelasan Camat

- Editor

Jumat, 24 Desember 2021 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Bantargebang memberikan penjelasan terkait viralnya video anak berkebutuhan khusus yang ditempatkan di kandang kambing

Camat Bantargebang memberikan penjelasan terkait viralnya video anak berkebutuhan khusus yang ditempatkan di kandang kambing

KOTA BEKASI, Mediakarya – Camat Bantargebang Warsim Suryana memberi penjelasan terkait video anak difabel yang ditempatkan di kandang kambing yang sempat viral di media sosial.

Ia menyampaikan, memang benar anak tersebut adalah anak perempuan berkebutuhan khusus. Orang tuanya bekerja sebagai pegawai ternak kambing.

“Bila orang tuanya bekerja mengurus kambing, anak tersebut dibawa ke lokasi dan ditempatkan di kandang kambing yang bersih dan aman,” ungkapnya.

Dikarenakan anak itu adalah anak berkebutuhan khusus, maka akan lebih berbahaya jika ia ditinggalkan di rumah. Apalagi ibu (sambung) anak tersebut juga bekerja. Selain itu, mereka juga tinggal di rumah kontrakan yang tidak layak huni.

Warsim menambahkan, bila anak itu tinggal di rumah, ada kemungkinan akan melakukan perbuatan yang berbahaya, seperti bermain dengan gas kompor, instalasi listrik, buang air besar sembarangan dan lain-lain.

Baca Juga:  SMAN 6 Bekasi Gandeng Perpusnas Hadir di Lingkungan Sekolah

“Ia hanya ditempatkan sementara disitu, bila ayahnya pulang, maka anak tersebut dibawa pulang ke rumah dan dijaga,” ujarnya.

Ia jua menjelaskan, terkait hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi sudah datang ke lokasi dan menyarankan agar anak dirujuk ke rumah singgah atau panti apabila orang tua si anak berkenan.

“Namun, orang tua keberatan dan berjanji akan merawat anaknya secara layak,” paparnya.

Ia mengatakan, bahwa Dinas Sosial Kota Bekasi sudah berkoordinasi dengan Kecamatan Bantargebang dan menyepakati akan melakukan perbaikan rumah (kamar) sebagai tempat tinggal yang layak bagi anak tersebut. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades
Usai Insiden Kecelakaan Di Jalan Raya Narogong, Kapolres Kunjungi TPST Bantargebang
DOB Bogor Selatan Mencuat, 3 Kecamatan di Sukabumi Ingin Bergabung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terbaru

PAM JAYA memperkuat budaya K3 bersama mitra kerja untuk memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan jaringan perpipaan Jakarta.

Ekonomi & Bisnis

PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:26 WIB

Amos Hutauruk menilai Erick Thohir harus bertanggung jawab dan mendesak Ketua Umum PSSI mundur.

Headline

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:08 WIB