FMB Untuk Indonesia Desak KPK Usut Ketua DPRD Kota Bekasi

- Penulis

Jumat, 28 Januari 2022 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

suasana aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Bekasi.

suasana aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Bekasi.

KOTA BEKASI, Mediakarya – Puluhan Mahasiswa Kota Bekasi yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Bekasi Untuk Indonesia, melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD, Jl. Chairil Anwar, kelurahan Margahayu, Kota Bekasi, pada Jum’at (28/01/2022).

Dalam orasinya mereka menyuarakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertindak tegas menangkap Ketua DPDR Kota Bekasi Chairoman J Putro yang telah mengaku menerima suap sebesar Rp200 juta.

Koordinator Aksi Puji menyampaikan bahwa pengakuan Chairoman yang menyatakan menerima uang Rp200 juta dari orang suruhan Walikota Non Aktif RE. Namun Chairoman pura-pura tidak tahu apa-apa terkait uang itu.

Bahkan kata Puji, pengakuan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu sangat menggelikan sekaligus juga mengangkangi akal sehat.

“Menurut kajian kami terdapat beberapa kejanggalan atas pengakuan Chairoman tersebut. Karena penerimaan uang tersebut merupakan indikasi kuat sebagai suap. Artinya Ketua DPRD Kota Bekasi telah kongkalikong dengan Wali Kota nonaktif Rahmat Effendi alias Pepen yang telah ditahan oleh KPK,” ujar Puji.

Baca Juga:  Jelang Malam Tahun Baru, Omset Bengkel Motor Menurun 

Sesuai perundangan-undangan yaitu pengembalian uang suap tidak otomatis menghapus kasus pidananya. Artinya si- penerima suap harus juga dihukum agar ada efek jera.

“Jika pengembalian uang suap menjadikan seseorang itu bebas maka hal ini menjadi preseden buruk terhadap penegakan hukum di Indonesia,” imbuhnya.

Jika semua pejabat negara seenaknya berbuat seperti itu, maka kasus seperti Ketua DPRD Kota Bekasi bakal banyak. Misal, jika ketahuan atau si pemberinya tersangkut hukum baru dikembalikan ke KPK. Tapi bila aman maka uang suap itu digunakan untuk keperluan pribadi atau kelompoknya.

Para Mahasiswa juga melakukan longmarch sepanjang jalan KH Noer Alie Kalimalang Kota Bekasi dalam menyampaikan tuntutannya.

Selain melakukan orasi mereka pun menyebarkan selebaran tuntutan kepada para pengendara yang melewati jalan tersebut. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan
H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah
Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik
Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WIB

Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:33 WIB

Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:12 WIB

Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik

Berita Terbaru