BANDA ACEH, Mediakarya – Anggota Komisi III DPR RI M Nasir Djamil mengajak pengusaha untuk peduli terhadap produk halal sesuai yang tertuang dalam Undang-Undang
No 30 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UUJPH).

“Kita harus lebih peduli dan ketat dalam memilih bahan makanan yang dikonsumsi, karenanya kita minta pengusaha harus peduli pada produk halal. Arus globalisasi masuk dalam tiga hal yaitu fashionfun, dan food,” kata Nasir Djamil di Banda Aceh, Senin.

Hal itu disampaikan Nasir saat melakukan sosialisasi UUJPH bekerja sama dengan Global Entrepreneur and Profesional (GENPRO) Aceh di Banda Aceh.

Nasir mengatakan pemeluk agama islam di Indonesia pastinya membutuhkan jaminan produk halal sebagai upaya menjalankan perintah Allah SWT.

“Agama Islam sangat peduli pada segala aktivitas pemeluknya dan segala sesuatu yang menyangkut kehidupan diatur sedemikian rupa, termasuk makanan. Karenanya harus mencari yang halal dan tinggalkan yang haram,” ujarnya, dilansir dari antara.

Secara regulasi, katanya, kepastian hukum ini telah diatur dalam bentuk UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (UUJPH), yang mengatur rantai produksi dari pelaku usaha hingga konsumen.

Menurut Nasir, gaya hidup halal perlu diperkuat baik di sektor makanan, obat-obatan, kosmetik, maupun barang konsumsi lainnya. Bahkan, produk makanan halal di luar negeri bisa menjadi pilihan dan favorit para pengunjung di sebuah negara.

“Tidak hanya bagi seorang muslim, namun juga nonmuslim, itu menjadi pertanda bahwa ada kebaikan dan keberkahan Allah SWT titipkan di dalamnya,” kata politikus PKS itu.

Dalam kesempatan ini, Area Vice Presiden GENPRO Aceh Munardi Nazwar mengatakan bahwa pihaknya sebagai komunitas akan terus meningkatkan kapasitas dalam pengembangan usaha dan mendorong pelaku usaha melakukan sertifikasi jaminan produk halal.

“Kita terus melakukan perbaikan yang dimulai dari kepala (mindset) akan bisnis itu sendiri dan untuk terciptanya ekonomi kreatif di tengah masyarakat, sehingga produk lokal yang halal semakin mendapatkan perhatian,” ujar Munardi.(qq)