Anji Divonis 4 Bulan Rehabilitasi, Hari Ini Bebas

- Penulis

Selasa, 12 Oktober 2021 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Majelis hakim Pengadilan Me geri (PN) Jakarta Barat, resmi memutuskan Erdian Aji Prihartanto alis Anji menjalani rehabilitasi selama 4 bulan. Diduga kuat, mantan vokalis grup band Drive itu bakal bebas hari ini.

Sidang putusan kasus narkoba yang menyeret  Anji eks Drive baru saja digelar. Majelis hakim rupanya mengeluarkan putusan lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Lantas musisi 43 tahun itu wajib menjalani masa rehabilitasi selama 4 bulan.

“Menyatakan terdakwa Erdian Aji Prihartanto alias Anji telah terbukti secara sah melakukan tindak pidana melanggar hukum menggunakan narkotika golongan satu bagi dirinya sendiri,” ujar majelis hakim saat membaca putusan di PN Jakarta Barat, Senin (11/10/2021).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Erdian Aji Prihartanto alias Anji dengan menjalani rehabilitasi rawat inap di Rumah Sakit Ketergantungan Obat Cibubur selama empat bulan dikurangi masa penangkapan serta masa rehabilitasi sementara yang telah dijalani oleh terdakwa,” imbuhnya.

Baca Juga:  KPK Ungkap Ada Dugaan Aliran Dana dari Sarjan ke Politisi PDIP Kabupaten Bekasi 

Sebelumnya, pelantun lagu Bersama Bintang itu dituntut 5 bulan rehabilitasi oleh Jaksa Penuntut Umum pada sidang yang digelar pada Rabu (6/10/2021) lalu. Lantas diduga kuat, suami Wina Natalia itu bakal bebas hari ini. Pasalnya, Anji diketahui telah menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur sejak 11 Juli lalu.

Di sisi lain, Alif Maruszama selaku JPU mengaku tak keberatan atas putusan majelis hakim. Ia juga mengaku masih harus menghitung ulang masa rehab yang wajib dijalani sang musisi.

“Kalau sisa berapanya kita harus hitung lagi dulu dari awal,” tutur Alif Maruszama.

“Kalau patokan kami hanya berdasarkan pada analisa dari tim majelis hakim. Sedangkan tim majelis dengan kebijakannya memutus di 4 bulan (rehab),” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan
DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra
Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat
“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta
Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun
Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP
Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi Pompanisasi Mandek, ETOS: Siapa di Belakang Kepala Dinas SDA Pemprov DKI?
Membahas Dualisme dan Atlet Dilarang Bertanding
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 16:48 WIB

DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra

Senin, 25 Mei 2026 - 14:29 WIB

Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat

Senin, 25 Mei 2026 - 11:34 WIB

“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:26 WIB

Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun

Berita Terbaru

Ilustrasi Gaji ke-13 (Foto: Ist)

Headline

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB