JAKARTA, Mediakarya – ARTOTEL Harmoni Jakarta kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan berpartisipasi dalam gerakan global Earth Hour 2026. Selama satu jam, tepatnya pukul 20.30 hingga 21.30 WIB, hotel ini memadamkan pencahayaan utama sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penghematan energi dan kampanye perubahan iklim.
Pemadaman dilakukan di berbagai area publik, termasuk lobi, koridor, restoran Eatspace, hingga pencahayaan fasad gedung. Sebagai pengganti, hotel menghadirkan instalasi cahaya lilin yang ditata secara artistik, menciptakan suasana hangat, syahdu, dan penuh refleksi bagi para tamu.
General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta, Arbiter Gerhard, menekankan bahwa Earth Hour merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran kolektif.
“Ini bukan sekadar mematikan lampu, tetapi bentuk ekspresi kami dalam menghargai energi dan alam. Kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda, di mana tamu dapat menikmati suasana yang lebih tenang dan reflektif,” ujarnya.
Keterlibatan tamu turut menjadi bagian penting dalam aksi ini. Sejak proses check-in, tamu diajak untuk mematikan lampu kamar serta menutup tirai blackout. Selain mendukung tampilan eksterior yang seragam, langkah ini juga membantu menjaga efisiensi suhu ruangan tanpa konsumsi energi berlebih.
Sebagai pusat interaksi, area courtyard di lantai 1 diubah menjadi ruang komunal melalui konsep candlelit gathering. Di area ini, tamu dapat menikmati suasana malam Jakarta yang lebih hening dan minim cahaya buatan, sekaligus menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya gaya hidup berkelanjutan.
Melalui partisipasi dalam Earth Hour 2026, ARTOTEL Harmoni Jakarta berharap dapat menginspirasi masyarakat untuk menerapkan kebiasaan hemat energi secara konsisten, tidak hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (Hab)






