JAKARTA, Mediakarya – Sejumlah publik figur melayangkan protesnya pada program televisi yang dengan sengaja menampilkan Saipul Jamil, usai ia bebas dari penjara. Salah satunya adalah Arie Kriting.
Melalui akun Instagramnya, ia terlihat tegas menolak saat seorang wanita yang bekerja di stasiun televisi ingin menggunakan konten video miliknya. Pasalnya, stasiun televisi tempat wanita itu bekerja sempat menampilkan wajah Saipul Jamil.
Suami dari Indah Permatasari ini terlihat memberikan jawaban menohok pada wanita yang bekerja di stasiun televisi tersebut. Ia bahkan menegaskan jika dirinya tak sudi jika kontennya tampil di stasiun televisi tersebut.
“Enggak. TV kalian ngasih ruang untuk pedofil dan pelaku pelecehan untuk disambut kembali selayaknya pahlawan. Gak usah munculin apa-apa dari saya. Najis sama kelakuan kalian,” tulis Arie Kriting saat menanggapi permintaan seorang kru stasiun televisi.
Lewat videonya, Arie Kriting mengaku tidak rela jika konten serta karyanya ditampilkan oleh media yang masih memberikan ruang bagi seorang pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Ia bahkan
“Saya tidak rela, tidak memberikan izin, karya saya atau image saya untuk digunakan oleh media, baik media cetak, ataupun media televisi, yang memberikan ruang bagi seorang pelaku pedofil dan pelecehan seksual kepada anak di bawah umur,” kata Arie Kriting dalam video yang diunggah di Instagram.
Pria 36 tahun ini menyebut bahwa sikap tegasnya itu merupakan bentuk perlawanan terhadap glorifikasi. Ia bahkan rela tak mengambil kerjasama dengan pihak stasiun televisi ataupun media yang mengagung-agungkan sosok mantan suami Dewi Perssik tersebut.
“Nanti saja kalau kalian sudah tidak melakukan hal bodoh seperti itu, baru kita kerja sama lagi ya,” katanya.
“InsyaAllah saya masih punya rezeki masih ada dari tempat lain. Ini adalah bentuk perlawanan saya terhadap glorifikasi bagi pelaku pelecehan seksual anak di bawah umur,” lanjutnya.
Sementara itu, dalam kolom keterangan video, Arie Kriting tampak mengajak pihak lain untuk melakukan hal serupa dengannya. Hal tersebut bahkan sengaja dilakukannya untuk menyelamatkan bangsa Indonesia.
“Setidaknya kita mulai dari diri sendiri dulu. Semoga keresahan banyak orang ini bisa menjadi perhatian bersama. Mau jadi apa bangsa Indonesia kalau pedofil dan pelaku pelecehan seksual kepada anak di bawah umur di-glorifikasi semacam itu,” tulisnya pada keterangan video.
“Dan ini bukan bermaksud tidak memberi kesempatan kedua kepada seorang pelaku kriminal, tetapi protes atas cara menyanjung kehadirannya kembali itu yang bagi saya problematik. Hormat,” tandasnya.(HDS)











