TEGAL, Mediakarya – Akhir pekan ini menjadi momen spesial bagi komunitas motor Dual Sport Indonesia (DSI). Sebanyak 130 rider dari berbagai chapter melakukan touring lintas kota dengan rute Jakarta–Tegal. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (20/9/2025) hingga Minggu (21/9/2025), tidak hanya menjadi ajang menyalurkan hobi berkendara, tetapi juga diwarnai dengan aksi sosial berupa pembagian sembako kepada warga kurang mampu di sepanjang jalur perjalanan.
Perjalanan dimulai dari titik kumpul di Cibubur, Jakarta Timur, pada Sabtu pagi. Dengan penuh semangat, para rider berangkat bersama-sama menyusuri jalur Pantura yang dikenal padat, melewati Karawang, Subang, Indramayu, Cirebon, hingga Brebes, sebelum akhirnya tiba di Kota Tegal pada sore hari. Sepanjang perjalanan, peserta touring menikmati tantangan lalu lintas yang padat sekaligus panorama pesisir utara Jawa. Kekompakan antaranggota tampak jelas ketika setiap rider saling menjaga dan mendukung satu sama lain.
Touring ini semakin bermakna dengan adanya kegiatan sosial. DSI membagikan ratusan paket sembako di beberapa titik, termasuk wilayah Brebes dan Kota Tegal. Aksi ini disambut hangat oleh warga yang merasa terbantu dengan uluran tangan komunitas motor tersebut. Ketua pelaksana DSI, Mohammad Riza Fahlevi, menegaskan bahwa kegiatan sosial sudah menjadi agenda wajib setiap kali DSI menggelar touring.
“Touring bagi kami bukan hanya menyalurkan hobi dan mengejar destinasi. Kami ingin perjalanan ini juga memberi manfaat untuk masyarakat. Karena itu, setiap agenda touring DSI selalu kami sisipkan dengan kegiatan charity,” ujarnya.
Selain aksi sosial, touring kali ini juga menjadi ajang uji coba bagi beberapa rider yang menunggangi QJ Motor 700cc, motor bergaya adventure-touring yang tengah populer di kalangan pecinta roda dua. Motor ini mengusung mesin 693cc parallel twin dengan tenaga sekitar 75 hp. Akselerasinya dinilai responsif, cukup bertenaga untuk menyalip kendaraan di jalur Pantura yang padat, sekaligus stabil untuk cruising jarak jauh. Suspensi depan upside down dan monoshock belakang membuatnya nyaman melibas jalan bergelombang, sementara posisi duduk tegak dengan handlebar lebar menghadirkan rasa rileks dalam perjalanan jauh.
Fitur modern seperti panel instrumen TFT, riding mode, ABS dual channel, hingga lampu full LED juga menjadi nilai tambah. Dengan bobot sekitar 220 kilogram, QJ 700cc tetap terasa lincah untuk manuver di jalur perkotaan maupun tikungan luar kota. Konsumsi bahan bakarnya pun cukup hemat di kelasnya, berkisar 20–23 km per liter tergantung gaya berkendara.
Beberapa rider DSI mengaku puas dengan performa QJ 700cc. Novan Rizani dari DSI Chapter Jakarta menilai akselerasi motor ini responsif dan stabil meski cruising di kecepatan 100 km/jam. Fauzan AMC dari chapter yang sama menyebut posisi riding sangat nyaman sehingga badan tidak terlalu lelah setelah menempuh perjalanan jauh. Sementara itu, Benny Achonk dari DSI Chapter Bogor mengapresiasi panel instrumen TFT yang informatif dan pencahayaan LED yang sangat membantu saat riding malam hari.
Touring Jakarta–Tegal juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antaranggota DSI. Setiap perjalanan selalu ditanamkan nilai brotherhood, safety riding, dan kepedulian sosial.
“Kami percaya hobi bermotor bisa menjadi jalan untuk kebaikan. Persaudaraan antaranggota semakin erat, dan masyarakat juga merasakan manfaat nyata dari kegiatan kami. Inilah semangat DSI,” tambah Mohammad Riza Fahlevi.
Dual Sport Indonesia (DSI) sendiri merupakan komunitas pecinta motor dual sport yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Komunitas ini rutin menggelar touring, aksi sosial, serta kegiatan promosi wisata. Dengan semangat kebersamaan, DSI berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang tidak hanya memberi warna bagi dunia otomotif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. (Hab)






