Buntut Pencopotan Spanduk, Tiga Ormas Desak PJ.Wali Kota Bandung Pecat Dirut Perumda

- Editor

Kamis, 2 Mei 2024 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker..

Ketum PMPRI, Rohimat alias Joker..

BANDUNG,, Mediakarya – Tiga lembaga organisasi swadaya masyarakat yang terdiri dari LSM. Ketua Umum Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (PMPRI), LSM Gebrak dan Maung Kaboa mendatangi kantor Perumda Pasar Kota Bandung dan Pemkot Kota Bandung. Selasa (30/04/2024).

Aksi damai itu menuntut dalang dibalik pencopotan spanduk yang berisi lambang lembaga ke tiga organisasi itu. Sebab, pencopotan tersebut tanpa alasan yang jelas dan tidak adanya pemberitahuan terlebih dahulu.

“Untuk itu kami meminta pertanggungjawaban oknum direksi yang memerintahkan pencopotan spanduk ketiga ormas itu agar memberikan klarifikasi,” kata ketua umum PMPRI Rohimat alias Joker dalam keterangan persnya, Selasa (1/5/2024).

Selain mencari dalang pencabutan lambang tiga organisasi, peserta aksi membacakan pernyataan sikap bagaimana carut marut Perumda yang belum terselesaikan,

Pada kesempatan itu Anggi Darmawan selaku sekjen PMPR Indonesia, menyoroti masalah BDD Perjalanan Dinas Mantan PLT Dirut, juga masalah pemindahan pengelolaan MCK secara sepihak serta dugaan keterlibatan Plt.Dirut dengan kasus Wagros, yang saat ini kasusnya ditangani Polda Metro Jaya

Setelah orasi di halaman kantor perumda, peserta aksi menuju Pemkot Bandung. Di depan gerbang Pemkot bandung peserta aksi meneriakan tuntutan yang sama.

Selain pertanggungjawaban dalang dari pencopotan, massa juga menyampaikan pernyataan sikap terkait carut marut Perumda pasar.
Massa mendesak Pj.walikota selaku KPM memberhentikan mantan Plt.Dirut Pasar dan memberhentikan dalang pencopotan spanduk.

Baca Juga:  LSM PMPRI Dengan Tegas Tolak Faham Khilafah

Menurut Anggi, permintaan kepada KPM atas pemberhentian mantan Plt.Dirut yang sekarang kembali lagi jadi direktur administrasi bukan tampa alasan yang jelas, banyak trek recort kurang bagus dan tidak mencerminkan sebagai direksi baik dari ucapan atau tindakan.

“Selain itu perlunya dievaluasi dan audit selama menjabat plt.dirut. Pj.walikota selaku KPM harusnya bersikap tegas atas evaluasi dan audit terhadap mantan Plt.dirut,” tegasnya.

Perwakilan tiga lembaga swadaya masyarakat diterima oleh kesbangpol bidang ekonomi dan perwakilan dari Perumda pasar melakukan dialog di ruang aula kesbangpol.

Pada saat dialog maka diketahui bahwa dugaan kuat dalang dari pencopotan spanduk berlogo lambang tiga ormas adalah oknum Dirut Perumda yang belum lama diangkat melalui seleksi.

“Kami ke tiga lembaga swadaya sangat kecewa atas informasi tersebut pasalnya kami ke tiga lembaga swadaya berharap dengan melaksanakan seleksi direksi berharap adanya perbaikan di Perumda selain mengisi kekosongan jabatan,” ungkap Anggi.

“Namun kami menyayangkan biaya mahal seleksi direksi hanya menghasilkan direksi yang mampu menurunkan spanduk,” imbuhnya.

Setelah dilakukan diskusi di ruang aula kesbangpol, peserta aksi dari ketiga lembaga tetap meminta dipertemukan dengan Pj.walikota selaku KPM untuk menyampaikan tuntutan mereka.

“Pernyataan sikap kami untuk di diskusikan bersama KPM, dan mencopot oknum direksi yang menjadi dalang pencopotan spanduk,karena hanya KPM yang bisa mengambil keputusan atas tuntutan kami,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat
Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut
Polemik Proyek PJU Jabar Memanas, AMPPIBI: Kami Tak Akan Berhenti Sampai Ada Tersangka
Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Pemkab Nisel Gelar Uji Publik Raperda LP2B
Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini
KPK Konfirmasi Panggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus HGB Rp106,3 Miliar
Setahun Lebih Mandek, Kasus Perusakan dan Pencurian Properti Milik Asep Awaludin Masuki Babak Gelar Perkara Khusus
Negara Darurat Cognitif Reselience

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Jalin MoU Dengan BRIN, Mensos Inginkan Ada Inovasi Bagi Sekolah Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Polemik Proyek PJU Jabar Memanas, AMPPIBI: Kami Tak Akan Berhenti Sampai Ada Tersangka

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Kendalikan Alih Fungsi Lahan, Pemkab Nisel Gelar Uji Publik Raperda LP2B

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Lewat Program Polantas Karib, Polres Nias Selatan Tanamkan Kesadaran Berkendara Sejak Dini

Berita Terbaru