Bupati Situbondo Cek Bahan Pokok di Pasar Tradisional Jelang Ramadhan

- Editor

Jumat, 8 Maret 2024 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SITUBONDO, Mediakarya – Bupati Situbondo Karna Suswandi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat mengecek harga bahan pokok di pasar tradisional untuk memastikan ketersediaan aman dan harga stabil menjelang Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah.

“Alhamdulillah hari ini kita lihat bersama harga kebutuhan pokok masih stabil, bahkan harga beras juga mulai turun menjadi Rp14.500 per kilogram dari sebelumnya Rp15.200 per kilogram,” ujarnya di sela cek harga bahan pokok di Pasar Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Jumat.

Bupati Karna Suswandi optimistis harga beras dalam beberapa pekan ke depan akan terus mengalami penurunan seiring dengan dimulainya panen raya padi di “Kota Santri Pancasila” itu.

Ia juga menyampaikan, ada beberapa komoditas pangan yang juga mengalami kenaikan harga, seperti telur dan daging ayam, namun harga sayuran mengalami penurunan.

Bung Karna, sapaannya, meminta masyarakat Situbondo untuk berbelanja bahan pokok sesuai dengan kebutuhan dan tidak perlu panik dengan membeli bahan pokok dalam jumlah banyak.

“Jangan memborong bahan pokok, karena kami bisa pastikan stok bahan kebutuhan pokok aman sampai dengan Lebaran, termasuk beras,” ucapnya.

Baca Juga:  Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Salah seorang pedagang ayam di Pasar Panji, Rafel menyebutkan harga daging ayam sekitar dua pekan terakhir mengalami kenaikan harga, dari Rp32.000/kilogram menjadi Rp38.000/kilogram.

“Kenaikan harga ayam khususnya sudah biasa terjadi menjelang bulan Ramadhan. Nanti menjelang Lebaran juga pasti harganya akan naik,” katanya, dilansir dari antara.

Dari pantauan, harga beras medium turun menjadi Rp14.500/kilogram dari sebelumnya Rp15.200/kilogram, beras premium turun Rp800/kilogram atau Rp15.200/kilogram dari sebelumnya Rp16.000/kilogram, sedangkan gula pasir naik menjadi Rp16.500/kilogram dari semula Rp14.000/kilogram.

Harga minyak goreng curah naik Rp16.500/kilogram naik dari sebelumnya Rp15.500/kilogram. Sementara tomat juga naik menjadi Rp15.000/kilogram, dari sebelumnya Rp12.000/kilogram, cabai rawit turun Rp43.000/kilogram dari harga semula Rp50.000/kilogram.

Cabai merah besar naik Rp55.000/kilogram dari semula Rp35.000/kilogram, harga telur ayam broiler naik menjadi Rp30.000/kilogram dari sebelumnya Rp28.000/kilogram.

Harga bawang putih juga naik menjadi Rp35.000/kilogram dari harga semula Rp34.000/kilogram, sedangkan harga bawang merah turun Rp16.000/ kilogram, turun dari sebelumnya Rp24.000/kilogram, dan daging sapi stabil di harga Rp120.000/kilogram. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
80 Pelaku Ekonomi Kreatif Aceh Utara Didorong Naik Kelas Lewat Ruang Kreatif Merah Putih

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB