Data 16 September 2021: 43.744.152 Orang Sudah Divaksin Dosis 2

- Penulis

Kamis, 16 September 2021 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Sebanyak 76.583.981 orang di Indonesia sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama atau sekitar 36,77 persen dari target 208.265.720 orang. Jumlah penerima vaksin dosis pertama bertambah 792.679 dari data Rabu (15/9) pukul 18.00 WIB yang tercatat masih 75.791.302 orang.

Sementara jumlah orang yang sudah menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua sebanyak 43.744.152 atau 21 persen. Bertambah 459.178 dari data kemarin hanya 43.284.974 orang.

Dikutip dari merdeka, adapun penerima vaksin Covid-19 dosis ketiga sebanyak 823.765 atau setara dengan 56,09 persen dari target 1,4 juta orang. Meningkat 6.999 dari data kemarin masih 816.766 orang.

Data ini disampaikan Kementerian Kesehatan melalui kemkes.go.id, Kamis (16/9) pukul 18.00 WIB.

Kementerian Kesehatan mencatat ada lima kelompok masyarakat yang sudah menerima vaksin Covid-19 di Indonesia, yakni tenaga kesehatan, petugas publik, lansia, masyarakat umum, dan remaja. Kementerian Kesehatan juga melaporkan data vaksinasi gotong royong.

Baca Juga:  Mengenal Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, Perempuan yang Membawa Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu

Berikut rincian data vaksinasi Covid-19 program nasional dan gotong royong:

Tenaga kesehatan
Dosis 1: 1.960.432 (133,47 persen)
Dosis 2: 1.796.999 (122,35 persen)
Dosis 3: 823.765 (56,09 persen)

Petugas publik
Dosis 1: 27.587.645 (159,22 persen)
Dosis 2: 14.479.369 (83,56 persen)

Lansia
Dosis 1: 5.791.922 (26,87 persen)
Dosis 2: 4.090.176 (18,98 persen)

Masyarakat umum
Dosis 1: 37.090.649 (26,27 persen)
Dosis 2: 20.464.953 (14,49 persen)

Remaja
Dosis 1: 3.214.721 (12,04 persen)
Dosis 2: 2.220.303 (8,31 persen)

Gotong Royong
Dosis 1: 933.475 (6,22 persen)
Dosis 2: 690.946 (4,61 persen). (qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Demokrasi Makin Menjauh, Semangat Perubahan Kian Dipinggirkan
Presiden Prabowo Minta Masyarakat Videokan Pejabat yang Bertindak Arogan
Alasan Tak Mendasar, Pihak Kampus Unisma Bekasi Tolak Nobar Film “Pesta Babi”
Bahlil dan Ahmad Muzani dapat Undangan Haji Gratis dari Kerajaan Saudi
DPRD Bali Soroti Status Pulau Serangan, Kawasan Sakral Warisan Leluhur Jangan Diubah
ICC 100 Brands dan BPKN Award 2026 Siap Digelar, BPKN RI Perkuat Gerakan Perlindungan Konsumen
Mantan Komandemen NII Wilayah Jabar: Kelompok Salafi Wahabi Berpotensi Rongrong Stabilitas Keagamaan
Berhasil Rangkul Seluruh Faksi Kembali ke NKRI, Mantan Pentolan NII Wilayah Jabar Diganjar Peghargaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:06 WIB

Demokrasi Makin Menjauh, Semangat Perubahan Kian Dipinggirkan

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:23 WIB

Presiden Prabowo Minta Masyarakat Videokan Pejabat yang Bertindak Arogan

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:43 WIB

Alasan Tak Mendasar, Pihak Kampus Unisma Bekasi Tolak Nobar Film “Pesta Babi”

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:11 WIB

Bahlil dan Ahmad Muzani dapat Undangan Haji Gratis dari Kerajaan Saudi

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:58 WIB

DPRD Bali Soroti Status Pulau Serangan, Kawasan Sakral Warisan Leluhur Jangan Diubah

Berita Terbaru

Komunitas 98 Garis Lucu menilai bahwa perjalanan reformasi hari ini mengalami kemunduran serius.

Headline

Demokrasi Makin Menjauh, Semangat Perubahan Kian Dipinggirkan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:06 WIB

Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Opini

Rumah Buruh dan Janji Presiden

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:35 WIB