Dibangun Tanpa Ijin Pemkot, Tanggul Jalan Di Galaxy Diminta Untuk Dibongkar

- Editor

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Pembangunan tanggul jalan yang berada di pintu masuk area Grand Galaxy City di Jalan Raya Pekayon dinilai sangat membahayakan. Hal ini dikarenakan tinggi tanggul yang sekitar 2 meter berpotensi menimbulkan permasalahan.

Walikota Bekasi Tri Adhianto mengatakan bahwa pembangunan tanggul jalan tersebut telah mengalami aturan yang ada, untuk itu Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan mengambil langkah tegas.

“Ya ini adalah salah satu penyebab kemacetannya, karena memang desainnya sangat berbahaya, san ini sangat terlalu tinggi ya dari sisi keamanan elevasinya itu pasti lebih tinggi ya. Jadi nanti saya akan minta ini dibongkar dan termasuk pagar gitu juga karena itu tidak ada izinnya,” ujar Tri usai meresmikan jalan di, Jakasetia, Bekasi Selatan pada Minggu (03/05/26)

Menurutnya, pengusaha juga harus mentaati aturan pemerintah setempat, agar semua tertata dengan baik pada perizinan pada setiap pembangunan. Pembangunan tersebut harus mengikuti mengikuti mekanisme dan harus berdasarkan banyak pertimbangan.

Salah satu pertimbangan pada pembangunan di sekitar jalanan umum ialah melihat dampak serta estetika.

Baca Juga:  Prabowo: Politik untuk Memperbaiki Kehidupan Rakyat

“Karena setiap apapun ya itu kan dalam rangka proses pengaturan, agar jarak pandang orang itu kan berbahaya nih coba lihat dari sini tuh orang tidak akan lihat jika di sana ada kendaraan dan sebagainya. nah jadi jarak pandang juga harus diberikan juga estetika dan saya yakin yang namanya jalan tuh ada garis padan jalan,” tukasnya.

Hal ini, kata Tri tentunya butuh pemahaman dan kerjasama baik dari pemerintah, masyarakat serta dunia usaha agar semua berjalan seimbang.

Sekedar informasi, tanggul jalan yang persis berada di depan Perumahan Pondok Mitra Lestari tersebut dibangun usai Grand Galaxy City mengalami banjir parah pada tahun lalu. Diduga akibat banjir itulah tanggul jalan tersebut dibangun namun tanpa persetujuan dari Pemerintah Kota Bekasi.

Pembangunan tersebut juga mendapat protes dari warga sekitar karena selain air akan tumpah ke pemukiman, pembangunan jalan tersebut juga menyebabkan macet. (Mme)

Penulis : Mame

Editor : Slamet

Sumber Berita: Liputan

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kota Bekasi Raih Juara Umum Cabor Muaythai Pada Porprov XV Jabar 2026
Tanamkan Peduli Lingkungan, Polres Nias Selatan Bersihkan Kawasan Wisata Pantai Lagundri
Pertandingan Muaythai Pada Porprov XV Jabar Dapat Apresiasi PBMI
Tumbangkan Kabupaten Bekasi Di Ronde Pertama, Kontingen Muaythai Kota Bekasi Meluncur Bebas Ke Final
Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok
Antisipasi Kriminalitas 3C, Sat Samapta Polres Nias Selatan Gencarkan Patroli Preventif
Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi
Kapolres Nias Selatan Tegaskan Komitmen Sikat Habis Narkoba dan Rokok Ilegal di Kepulauan Batu

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 22:29 WIB

Kota Bekasi Raih Juara Umum Cabor Muaythai Pada Porprov XV Jabar 2026

Jumat, 6 November 2026 - 23:21 WIB

Tanamkan Peduli Lingkungan, Polres Nias Selatan Bersihkan Kawasan Wisata Pantai Lagundri

Jumat, 6 November 2026 - 21:35 WIB

Pertandingan Muaythai Pada Porprov XV Jabar Dapat Apresiasi PBMI

Jumat, 6 November 2026 - 19:13 WIB

Tumbangkan Kabupaten Bekasi Di Ronde Pertama, Kontingen Muaythai Kota Bekasi Meluncur Bebas Ke Final

Kamis, 5 November 2026 - 18:43 WIB

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok

Berita Terbaru

Ilustrasi  (Foto: Ist)

Opini

Polri Milik Negara Bukan Milik Kekuasaan

Minggu, 8 Nov 2026 - 08:37 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman (Foto: dok. Fraksi Gerindra)

Headline

Habiburokhman: Prestasi Listyo Jadi Nol Usai Sadap Presiden

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:18 WIB