JAKARTA, Media Karya – Setelah hampir dua tahun diusulkan ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi, akhirnya Pemprov DKI meresmikan Grha Ali Sadikin, di lobi utama Balai Kota DKI, Senin (11/12).
Menurut Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono penamaan Blok G menjadi Grha Ali Sadikin sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi terhadap jasa dan karya Gubernur ke-7 DKI Ali Sadikin.
“Gedung Blok G ini diberi nama Grha Ali Sadikin sebagai bentuk untuk menghormati beliau sebagai pendahulu kita, yang telah memimpin Provinsi DKI Jakarta dengan baik,” ujar Heru didampingi ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi.
Selain itu, kata Heru penamaan Grha Ali Sadikin ditujukan untuk memberikan nilai sejarah bagi Blok G yang berada di kawasan bersejarah, yaitu Balai Kota DKI Jakarta. Dengan begitu, gedung tersebut tidak lagi disebut sebagai Blok G, melainkan Grha Ali Sadikin.
“Daripada tulisannya di lobi adalah ‘Gedung Blok G’, lebih baik diganti dengan nama ‘Grha Ali Sadikin’, yang merupakan Gubernur DKI Jakarta. Lebih bagus dan bernilai sejarah,” bebernya.
Di tempat yang sama, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi mengatakan peresmian Grha Ali Sadikin dilakukan untuk mengenang jasa Ali Sadikin yang telah memimpin Provinsi DKI Jakarta selama dua periode.
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini berharap peresmian ini akan semakin banyak masyarakat yang mengenang sosok Ali Sadikin yang telah berjasa mengembangkan Jakarta menjadi kota metropolitan yang modern.
“Bersama dengan pihak keluarga, hari ini kita meresmikan Grha Ali Sadikin. Peresmian ini dilakukan untuk mengenang jasa Ali Sadikin yang telah memimpin DKI Jakarta selama dua periode,” ungkap Prasetio.
Hadir dalam peresmian tersebut salah satu putra Ali Sadikin, yaitu Boy Bernadi Sadikin. (dri)






