Surat Cinta Abah Untuk Semua Keluarga

- Editor

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Yusuf Blegur

Keluarga adalah tempat kembali. Tempat harapan boleh lahir tanpa takut dihakimi. Begitulah surat cinta di bulan ramadan dari Anies Baswedan, sebuah pesan paling sederhana tapi penuh asa dan jiwa bagi setiap keluaga

Lebaran belum juga tiba, masih tersisa tiga hari menjelang Idul Fitri 1447 H. Surat cinta dari Anies Baswedan telah sampai di rumah menyapa seluruh keluarga.

Bukan sekadar surat ucapan selamat setelah puasa sebulan penuh. Bukan juga sebatas jalinan komunikasi dan interaksi di penghujung kesucian bulan ramadan.

Kental terasa, maknanya mengalir ke sanubari hingga sedalam-dalamnya menyentuh relung hati dan pikiran yang membacanya.

Tertanda Anies Baswedan dan Fery Farhati beserta keluarga, memancar kehangatan, kasih sayang dan kepedulian saling menjaga. Seperti pesan yang menjadi kekuatan yang meniadakan keterbatasan jarak, pertemuan, dan rasa ukuwah.

Abah seakan mengingatkan dan menggugah kembali kesadaran paling esensial dari makna ramadan. Abah juga mengajak semua keluarga dapat memetik hikmah dari perjuangan, kesabaran dan keikhlasan usai menjalankan ibadah yang sarat keistimewaan ini.

Surat Abah begitu lepas tertulis bagaimana Anies dan Fery yang didampingi orang tua beserta putri-putra tercinta Tia, Ali, Mikail, Kaisar dan Ismail. Secara sederhana dan penuh kelembutan, menyampaikan bagaimanapun suasana yang beragam dan kehadiran ramadan, sesungguhnya bisa saling mengisi dan menguatkan bagi setiap keluarga.

Baca Juga:  Saat Prabowo Kudeta Prabowo

Surat Cinta Abah, boleh saja dilihat hanya sebagai secarik kertas dan torehan kata-kata yang tertuang dalam tulisan. Namun, iya merupakan jiwa dari upaya menemukan makna puasa dan keluarga yang telah hilang selama ini.

Bagaimanapun keluarga merupakan tempat yang paling terbuka dan hangat untuk berkumpul dan kembali setelah bepergian. Tempat Harapan boleh lahir tanpa dihakimi. Tempat dimana cinta dan kasih sayang tak terbatas dan tak ada habis-habisnya.

Keluarga juga menjadi tempat paling nyaman untuk memulai keberanian dan kejujuran mengakui kesalahan dan dosa dalam tutur, sikap maupun perbuatan. Juga tentang kemauan dan upaya tak kenal lelah mengajak semua keluarga senantiasa dalam ketenangan, kesehatan dan keberkahan.

Melalui Surat Cinta Abah, semoga semua dapat menjadikan keluarga sebagai pondasi kokoh bagi keluarga yang lebih besar dan luas hingga masyarakat, bangsa dan negara. Keluarga yang menjadi akar dari kehidupan keagamaan, Ketuhanan dan Kemanusiaan.

Terimakasih Abah.
Mohon maaf lahir dan batin dari semua keluarga Indonesia.

Penulis: Analis Institute for Public Policy Strategic (IPPS)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kenapa Harga Beras Naik dan Jadi Penyumbang Inflasi 7 Bulan Beruntun
Cermin Retak Pemimpin Pesolek: Menggugat Ilusi KDM
Kekayaan SDA: Dasar Kemandirian Fiskal dan Alasan Pembentukan Provinsi Madura
LPKAN Minta Polri Tindak Tegas Terduga Penista Agama di Booth Miras dalam Festival Musik The Sounds Project
Kenapa Bulog Harus Menghentikan Penyerapan Gabah/Beras Segera?
Proklamasi Kemerdekaan dan Chomsky
Mengapa Nama Pratikno Kini Dikaitkan Mundur?
Promo Minuman Beralkohol Gratis Pakai Hafalan Al-Qur’an, BPKN RI: Promosi Miras Jangan Eksploitasi Simbol Agama

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Kenapa Harga Beras Naik dan Jadi Penyumbang Inflasi 7 Bulan Beruntun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Cermin Retak Pemimpin Pesolek: Menggugat Ilusi KDM

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Kekayaan SDA: Dasar Kemandirian Fiskal dan Alasan Pembentukan Provinsi Madura

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:26 WIB

LPKAN Minta Polri Tindak Tegas Terduga Penista Agama di Booth Miras dalam Festival Musik The Sounds Project

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Kenapa Bulog Harus Menghentikan Penyerapan Gabah/Beras Segera?

Berita Terbaru

Kantor Bank Indonesia  (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Pergeseran di Pucuk Pimpinan BI Diharap Jaga Stabilitas Moneter ke Depan

Jumat, 14 Agu 2026 - 05:11 WIB

Pekerja pelabuhan saat menurunkan beras impor. (Ist)

Ekonomi & Bisnis

Kenapa Harga Beras Naik dan Jadi Penyumbang Inflasi 7 Bulan Beruntun

Jumat, 14 Agu 2026 - 04:17 WIB

Yusuf Blegur, Direktur eksekutif IPPS Indonesia (Foto:  dok. Mediakarya)

Headline

Cermin Retak Pemimpin Pesolek: Menggugat Ilusi KDM

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:36 WIB