Sebarkan Hoaks Perampasan Aset, Akun Medsos Diduga Milik Oknum Dinas Perdagangan Bekasi Terancam Dilaporkan

- Editor

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mediakarya  – Kuasa Hukum Prabu Peduli Lingkungan, Suratno, S.H. & Rekan, menegaskan akan melaporkan sebuah akun media sosial yang diduga dikelola oleh oknum dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi ke pihak kepolisian. Laporan tersebut berkaitan dengan konten video yang dinilai memuat narasi tidak benar dan berpotensi mencemarkan nama baik organisasi.

“Kami akan segera melaporkan akun media sosial tersebut karena telah menyebarkan informasi yang menyesatkan,” ujar Suratno, S.H., kepada wartawan, Rabu (19/3/2026).

Dalam video yang beredar, disebutkan bahwa Prabu Peduli Lingkungan telah melakukan perampasan aset berupa truk sampah milik Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng. Tuduhan tersebut langsung dibantah oleh pihak kuasa hukum. “Ini informasi hoaks,” tegas Suratno.

Baca Juga:  Pengamat: Mendukung Prabowo Adalah Pilihan Logis Bagi Jokowi

Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa akun tersebut dapat dijerat dengan sejumlah pasal dalam regulasi yang berlaku. Di antaranya, Pasal 499 ayat (1) KUHP baru mengenai pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap organisasi.

Selain itu, Pasal 28 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang penyebaran berita bohong, dengan ancaman hukuman hingga enam tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.

“Pasal 240 dan 241 KUHP baru juga bisa kena, itu soal penghinaan terhadap institusi dan organisasi. Jadi pasalnya tidak sedikit, dan kami sudah siap membawa ini ke ranah hukum,” tutup Suratno. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketua MAKI Bongkar Dugaan Modus Nusron Wahid Hindari KPK, Siapkan Dinas ke Jepang Sebagai Alasan Mangkir
Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Kelurahan Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta Rupiah, Bukti Keseriusan PAM JAYA Apresiasi Kontribusi Warga Jakarta
Gerebek Ponpes di Luar Prosedur, Kapolres Sukoharjo Akhirnya Dicopot
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Dinasti di Balik Kursi Sekda, Pembina Korps Alumni KNPI Bekasi Sentil Pelantikan Adik Ipar Tri Adhianto
Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar
Soal Pesantren Hamalatul Quran Digerebek, Ketua IPW Ingatkan Polwan dan DP3S Wajib Dilibatkan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:15 WIB

Ketua MAKI Bongkar Dugaan Modus Nusron Wahid Hindari KPK, Siapkan Dinas ke Jepang Sebagai Alasan Mangkir

Selasa, 3 November 2026 - 07:37 WIB

Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan

Senin, 2 November 2026 - 19:06 WIB

Gerebek Ponpes di Luar Prosedur, Kapolres Sukoharjo Akhirnya Dicopot

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 12:31 WIB

Dinasti di Balik Kursi Sekda, Pembina Korps Alumni KNPI Bekasi Sentil Pelantikan Adik Ipar Tri Adhianto

Berita Terbaru