Disperindag Akui Penggunaan Kantong Plastik Masih Tinggi

- Editor

Sabtu, 8 Januari 2022 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi mengakui bahwa tingkat kesadaran atas larangan penggunaan kantong plastik masih minim.

Saat dihubungi Mediakarya.id via sambungan telepon, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi Tedi Hafni membenarkan hal tersebut.

“Benar mas masih minim. Bahkan disejumlah lokasi seperti pasar tradisional masih banyak ditemui penggunaan kantong plastiknya, padahal sudah ada larangannya,” terang Tedi, Sabtu (8/1/2022).

Dikatakannya, sampai saat ini pihaknya bukan tanpa usaha dalam mensosialisasikan larangan penggunaan kantong plastik tersebut. Disetiap kunjungan baik ke pasar tradisional hingga ke sejumlah minimarket, sosialisasi dan imbauan terkait larangan tersebut terus dilakukan sampai saat ini.

Baca Juga:  Hanya Dinikmati Segelintir Pejabat, IAW Ungkap Potret Buram Pengelolaan Migas Kota Bekasi

“Sosialisasi dam imbauan terkait larangan atau pengurangan penggunaannya pun terus kami lakukan,” akunya.

Selain kepada para pedagang, pihaknya juga melakukan hal serupa kepada para konsumen yang berbelanja.

“Kami juga mengimbau kepada para konsumen untuk mengganti menggunakan kantong plastik dengan kantong belanja yang ramah lingkungam atau mudah didaur ulang,” pesannya.

Ia berharap, kedepannya baik konsumen maupun pedagang di Kota Bekasi sudah tidak lagi menggunakan kantong plastik sebagai tempat membawa barang belanja mereka.

“Kami berharap kedepannya budaya atau kebiasaan menggunakan kantong plastiknya bisa dirubah dengan kantong belanja yang ramah lingkungan yang mudah didaur ulang dan tidak merugikan lingkungan,” pungkasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi
Kompak Teriakkan “Lanjutkan”, Ratusan Warga Cijengkol Antar H.A. Saepuloh Daftar Calon Kades
Usai Insiden Kecelakaan Di Jalan Raya Narogong, Kapolres Kunjungi TPST Bantargebang
DOB Bogor Selatan Mencuat, 3 Kecamatan di Sukabumi Ingin Bergabung

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terbaru

PAM JAYA memperkuat budaya K3 bersama mitra kerja untuk memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan jaringan perpipaan Jakarta.

Ekonomi & Bisnis

PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:26 WIB

Amos Hutauruk menilai Erick Thohir harus bertanggung jawab dan mendesak Ketua Umum PSSI mundur.

Headline

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:08 WIB