RATAS – Setelah hampir tiga bulan rehat usai sinetron Naik Ranjang tamat, Eza Gionino kembali menghiasi layar kaca dengan bergabung dalam sinetron populer Cinta di Ujung Sajadah. Meski hadir tidak dari awal episode, kehadiran Eza menjadi penyegaran sekaligus tantangan tersendiri dalam karier aktingnya.
Dalam wawancara virtual eksklusif bersama para pemain pada Kamis (24/4/2025), Eza mengungkapkan bahwa masuk di tengah cerita membuatnya harus beradaptasi ekstra cepat.
“Ini tantangan besar buat saya, karena saya tidak mengikuti cerita dari awal. Jadi perlu banyak penyesuaian,” ujar ayah dua anak tersebut.
Di sinetron ini, Eza berperan sebagai Ustad Adi. Ia bersyukur karena dukungan dari sutradara, kru, dan para pemain, terutama Cut Syifa, sangat membantunya mendalami karakter yang penuh nilai religi tersebut.
“Semua sangat welcome, mulai dari lawan main hingga sutradara. Alhamdulillah, saya dibimbing dan diarahkan dengan baik untuk menghidupkan karakter Ustad Adi,” tuturnya.
Untuk memberikan penampilan terbaik, Eza mengaku melakukan observasi karakter dan rutin berdiskusi dengan Cut Syifa demi membangun chemistry yang kuat di setiap adegan.
“Saya dan Syifa banyak berdiskusi tentang bagaimana membangun adegan agar terasa lebih dalam dan memiliki nilai. Syukurlah prosesnya lancar,” tambahnya.
Ia juga memuji Cut Syifa sebagai sosok aktris muda yang sangat komunikatif, tenang, dan rendah hati. Kolaborasi mereka pun menjadi lebih harmonis di depan kamera.
“Syifa ini sangat humble dan semangatnya luar biasa. Saat syuting sampai tengah malam, malah dia yang mengingatkan saya dengan kalimat: ‘Lelahmu adalah lillahmu’,” kenang Eza.
Kembalinya Eza Gionino lewat peran di Cinta di Ujung Sajadah menjadi bukti komitmennya untuk terus berkarya dan memberikan hiburan terbaik bagi penggemar setianya. Sinerginya dengan pemain lain, serta peran barunya sebagai ustad, memberi warna baru dalam perjalanan karier aktingnya di dunia sinetron. (***)











