Lintas Aktivis Sukabumi Desak Penindakan Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi oleh Industri dan Hotel

- Penulis

Senin, 7 Juli 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Mediakarya — Organisasi Lintas Aktivis Sukabumi (LAS) menyuarakan keprihatinan mendalam atas dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi oleh sejumlah pelaku usaha di sektor industri dan perhotelan di wilayah Sukabumi.

Ketua LAS, Gilang Gusmana, menegaskan bahwa penggunaan solar subsidi telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014, yang secara tegas menyebutkan bahwa BBM subsidi hanya diperuntukkan bagi sektor-sektor tertentu seperti transportasi umum, nelayan, petani, usaha mikro, dan masyarakat berpenghasilan rendah.

“Namun dari hasil pemantauan dan laporan masyarakat, kami menemukan dugaan kuat bahwa solar subsidi disalahgunakan oleh pelaku usaha skala besar seperti hotel dan industri. Padahal, mereka seharusnya menggunakan BBM nonsubsidi,” ujar Gilang, Senin (7/7/2025).

Menurut LAS, beberapa modus penyalahgunaan yang ditemukan antara lain:

  • Penggunaan solar subsidi untuk mengoperasikan genset hotel dan industri saat pemadaman listrik.
  • Pengisian solar subsidi ke kendaraan operasional usaha yang tidak berhak.
  • Dugaan kerja sama dengan oknum SPBU atau pihak distribusi untuk memanipulasi penyaluran.

“Tindakan ini bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan negara dari sisi subsidi energi. Selain itu, hal ini mengurangi jatah bagi masyarakat kecil yang memang berhak menerima subsidi. Ini menunjukkan lemahnya pengawasan distribusi BBM subsidi di daerah,” tegas Gilang.

Baca Juga:  Anggota MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar MPR di Tiga Daerah di Sumbar

Lintas Aktivis Sukabumi mendesak:

  1. Pertamina dan BPH Migas segera melakukan investigasi dan penertiban terhadap SPBU serta konsumen pengguna solar subsidi di wilayah Sukabumi.
  2. Aparat penegak hukum (Polri dan Kejaksaan) menindak tegas pelaku usaha yang terbukti menyalahgunakan BBM subsidi.
  3. Pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten/Kota Sukabumi aktif melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi.
  4. SPBU wajib mencatat dan memverifikasi kendaraan sesuai aturan dalam penyaluran solar subsidi.

“Kami akan terus mengawal isu ini dan membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang memiliki informasi atau bukti terkait penyalahgunaan solar subsidi,” tambah Gilang.

Ia menegaskan, langkah ini merupakan bentuk komitmen Lintas Aktivis Sukabumi dalam memperjuangkan keadilan energi dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak perhotelan dan industri yang diduga terlibat. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Koalisi Masyarakat Kota Sukabumi Laporkan Dugaan Penistaan Agama hingga Manipulasi Data Kependudukan
Nache Pimpin Rapat Perdana Penyusunan Ranperda LP2B Nias Selatan Tahun 2026
Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga
Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata
Pengelolaan Superblock Betos Habis, Pemkot Bekasi Diminta Ambil Alih
Telah Siap Sambut Porprov Jabar 2026, Cabor Beladiri Jadi Salah Satu Andalan
Dapat Perlawanan dari Ratusan Massa, Eksekusi Pengosongan Lahan di Kota Bandung Gagal
Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:58 WIB

Koalisi Masyarakat Kota Sukabumi Laporkan Dugaan Penistaan Agama hingga Manipulasi Data Kependudukan

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:50 WIB

Nache Pimpin Rapat Perdana Penyusunan Ranperda LP2B Nias Selatan Tahun 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

Jakarta On The Spot Oleh Polres Metro Bekasi Kota Disambut Hangat Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:41 WIB

Truk Besar Parkir Sembarangan Di Kolong Fly Over Cipendawa, Pemerintah Tutup Mata

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:54 WIB

Pengelolaan Superblock Betos Habis, Pemkot Bekasi Diminta Ambil Alih

Berita Terbaru