BOGOR, Mediakarya – Adanya generasi muda milenial pertanian di lapangan akan mendorong percepatan tercapainya Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045 mendatang.
“Lulusan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor selain mendapatkan ijazah, juga memperoleh sertifikat kompetensi sebagai penyuluh pertanian, pembudidaya penyuluh pertanian organik, operator alsintan, formulator pakan, paramedik veteriner dan petugas inseminasi buatan,” ungkap Direktur Polbangtan Bogor, Detia Tri Yunandar kepada media ini, Jum’at (3/9/2021).
Lanjut Detia, mahasiswa Polbangtan selama pandemi terus melakukan perkuliahan secara virtual dan praktikum terintegrasi.
“Untuk praktikum terintegrasi dapat bekerjasama dengan lembaga pertanian,” tuturnya.
Kata Detia, Polbangtan tahun ini meluluskan 250 wisudawan dengan 69 persen predikat sangat memuaskan, 31 persen predikat pujian.
Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dedi Nursyamsi mengatakan, bahwa tupoksi Polbangtan menghasilkan alumni yang qualified yang mampu dan siap ditempatkan diseluruh lini pembangunan pertanian. (Dedi)






