Jejak Damai Paus Fransiskus dan Kenangan yang Membekas di Hati GP Ansor

- Penulis

Senin, 21 April 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Medikarya — Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Addin Jauharudin, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katolik dunia, yang tutup usia pada Senin, 21 April 2024, dalam usia 88 tahun.

Menurut Addin, kepergian Paus Fransiskus adalah kehilangan besar, bukan hanya bagi Gereja Katolik, tetapi juga bagi seluruh umat manusia yang menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian, keadilan, dan cinta kasih lintas batas.

“Paus Fransiskus bukan hanya pemimpin umat Katolik. Beliau adalah simbol moral global yang memperjuangkan kemanusiaan, menjembatani perbedaan dengan kasih dan ketulusan yang langka,” ungkap Addin dalam pernyataan tertulis, Senin (21/4/2025).

GP Ansor memiliki kenangan khusus bersama Paus Fransiskus. Pada Agustus 2024, rombongan GP Ansor yang dipimpin Addin berkesempatan melakukan kunjungan kehormatan ke Vatikan. Dalam pertemuan hangat dan penuh makna itu, Paus menitipkan pesan yang hingga kini masih terpatri dalam hati para anggota rombongan.

“Teruslah menjadi jembatan kasih. Dunia membutuhkan suara-suara damai dari kelompok muda seperti kalian. Jangan takut berdiri di tengah demi perdamaian,” pesan Paus kala itu.

Baca Juga:  Kompolnas Ingatkan Polri Tetap Netral Jelang Pemilu 2024

Pertemuan tersebut, lanjut Addin, menjadi penegas bahwa perjuangan GP Ansor dalam merawat toleransi, kebinekaan, dan solidaritas lintas iman sejalan dengan misi universal yang diusung Paus Fransiskus.

“Kami merasa terhormat diberi kesempatan menyimak langsung nasihat beliau. Pesan-pesan itu adalah warisan spiritual yang akan terus kami jaga. Sosok Paus Fransiskus akan selalu kami kenang sebagai teladan perdamaian,” tambah Addin.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan kepergian Paus sebagai momen perenungan bersama. “Mari kita teruskan semangat cinta kasih dan persaudaraan yang beliau wariskan. Dunia hari ini lebih dari sebelumnya membutuhkan jembatan-jembatan penghubung, bukan tembok pemisah.”

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa menganugerahkan kedamaian abadi kepada beliau dan menguatkan umat Katolik di seluruh dunia. Warisan moral Paus Fransiskus akan terus menerangi jalan kita dalam membangun dunia yang damai, adil, dan penuh kasih,” tutur Addin. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh
Sejumlah Lapas Alami Over Kapasitas, LPKAN Ungkap 3 Ancaman Berbahaya
Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru
Pernyataan Pigai Sebut Jabatan Kapolri Diisi Sipil Sarat Muatan Politik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:46 WIB

Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh

Berita Terbaru