Komunikolog: Jubir Kepresidenan Disarankan dari Pakar Komunikasi

- Editor

Sabtu, 25 September 2021 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo (Foto: Setkab)

Presiden Joko Widodo (Foto: Setkab)

JAKARTA, Mediakarya – Wacana pergantian sejumlah posisi dalam lingkungan istana, mulai ramai diperbincangkan.

Salah satunya adalah jabatan juru bicara (Jubir) Kepresidenen yang yang bakal ditinggalkan Fadjroel Rachman karena menempati posisi barunya sebagai duta besar.

Nama yang saat ini digadang-gadang sebagai pengganti Fadjroel Rachman adalah Ali Muctar Ngabalin yang saat ini menjabat tenega ahli di KSP.

Menanggapi wacana pergatian Jubir Kepresidenan, Komunikolog Universitas Negeri Tirtayasa (Untirta) Prof Siahbudin menilai bahwa pergantian posisi di lingkungan Istana Kepresidenan adalah hal yang wajar.

“Hal tersebut wajar terjadi, karena Presiden memiliki penilaian sendiri ketika akan menempatkan seseorang pada posisi tertentu,” ungkap Siahbudin kepada Mediakarya, Jumat (24/9/2021).

Sambung Siahbudin, terkait siapa yang cocok dan tepat menduduki jabatan Jubir, sudah barang tentu Presiden Joko Widodo telah mengantongi kriterianya.

“Kendati demikian, untuk mengisi jabatan Jubir Kepresidenan tersebut harus orang-orang pilihan. Jangan sampai presiden salah pilih,” sarannya.

Ia pun menyampaikan hipotesisnya terkait Ali Muchtar Ngabalin yang digadang-gadang bakal menggantikan posisi Fadjroel.

Baca Juga:  Ayah Taqy Malik Dituding Doyan Anal Seks, Salmafina Tiba-Tiba Bahas Keadilan Tuhan

“Dari hipotesis saya, nantinya jika hal tersebut terjadi, mungkin nantinya gaya bicara Ali Ngabalin agar diperbaiki, tidak menggebu-gebu. Jangan sampai pernyataannya membuat gaduh di ranah publik,” paparnya.

Terkait pantas atau tidak Ali Mochtar Ngabalin jadi Jubir Kepresidenan, menurutnya, tentu presiden sendiri telah memiliki kriterianya.

Ketika disinggung terkait dengan jabatan Jubir Kepresidenan maupun tenaga ahli KSP yang selama ini kerap menyampaikan diksi kontroversi, dia menyarankan agar presiden lebih selektif dalam mengangkat pembantunya ke depan.

Oleh karenanya, dia menyarankan agar presiden mengangkat Jubir dari kalangan akademisi ataupun pakar komunikasi yang memiliki kemampuan pergaulan lintas budaya dan agama.

Sebagai akademisi, dirinya menilai sosok yang cocok untuk mengisi posisi Jubir Kepresidenan adalah orang yang tidak terkontaminasi partai politik.

“Kalau pun mencari sosok Jubir Kepresidenan adalah sosok yang belum terkontaminasi atau kental kepartaiannya. Sehingga tidak membuat kegaduhan,” ucapnya. (Gir)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jenderal Bintang Dua Ini Mencari Keadilan atas Tempat Tinggalnya yang Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga
Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan
Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo
Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bicara Citra Polri di Ngobras FPRMI: Masih Banyak Polisi Baik
415 Kendaraan Dinas KBB Mati Pajak, Kang Joker: “Rakyat Dikejar Razia, Pejabat menerobos Aturan!”
GMKI Perluas Ekosistem Digital, Gandeng AIM ASEAN untuk Pengembangan Kader dan UMKM
Memasyarakatkan Olahraga, Mengolahragakan Masyarakat agar Tubuh Tetap Sehat, Jiwa Kuat dan Silaturahmi Terjaga
Bulog Salurkan Bantuan Beras Periode Juli–September 2026 di Kabupaten Nias Selatan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:35 WIB

Jenderal Bintang Dua Ini Mencari Keadilan atas Tempat Tinggalnya yang Rusak Imbas Pembangunan Rumah Tetangga

Kamis, 10 September 2026 - 16:52 WIB

Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan

Kamis, 10 September 2026 - 16:32 WIB

Rayakan HUT Ke-25 Tahun di Senayan, Oki Fahreza Pastikan Demokrat Solid Dukung Pemerintahan Prabowo

Kamis, 10 September 2026 - 13:00 WIB

Irjen Pol Johnny Eddizon Isir Bicara Citra Polri di Ngobras FPRMI: Masih Banyak Polisi Baik

Kamis, 10 September 2026 - 10:52 WIB

GMKI Perluas Ekosistem Digital, Gandeng AIM ASEAN untuk Pengembangan Kader dan UMKM

Berita Terbaru