KM Virgo Terbalik, 6 Tewas dan 129 Masih Dicari, Brigjen Pol. Hastry Kerahkan Tim DVI

- Editor

Selasa, 15 September 2026 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Biro Kedokteran Kepolisian Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti mengerahkan tim DVI untuk mengidentifikasi korban KM Virgo. (Foto: Ist)

Kepala Biro Kedokteran Kepolisian Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti mengerahkan tim DVI untuk mengidentifikasi korban KM Virgo. (Foto: Ist)

JAKARTA, Mediakarya – Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Kepolisian melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) Indonesia dikerahkan untuk membantu proses identifikasi korban.

Hingga berita ini diturunkan, enam orang dinyatakan meninggal dunia. Sebanyak 108 korban selamat telah berhasil dievakuasi dan bersandar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Basarnas bersama Tim Medis Kepolisian dan unsur terkait masih melakukan pencarian terhadap 129 korban lainnya yang dilaporkan belum ditemukan.

KM Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dengan membawa 243 orang. Mereka terdiri atas 30 kru kapal dan 213 penumpang.

Kapal tersebut dilaporkan mengalami kecelakaan setelah dihantam gelombang lebih dari tiga meter di perairan Laut Jawa. Lokasi kejadian berada di sekitar koordinat 4°31’51.82″S 114°2’6.88″E, atau sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.

Kepala Biro Kedokteran Kepolisian Brigjen Pol. Sumy Hastry Purwanti menyampaikan belasungkawa atas musibah tersebut. Ia memastikan kepolisian akan membantu pencarian dan proses identifikasi korban melalui Tim DVI Indonesia.

“Kepolisian akan membantu pencarian bersama tim Disaster Victim Identification (DVI) Indonesia. Tim DVI ada di setiap Polda di bawah Kabiddokes. Dan untuk musibah terbaliknya KM Virgo, seluruh anggota siap untuk berkontribusi,” kata Hastry kepada media, Selasa (15/9/2026).

Brigjen Pol. Hastry mengatakan Tim DVI akan bekerja sama dengan Basarnas dan instansi terkait dalam proses identifikasi korban KM Virgo Transport 8.

Menurutnya, tim DVI di Surabaya dan Banjarmasin telah membuka posko Post Mortem untuk mendukung proses identifikasi.

Baca Juga:  Basarnas Evakuasi Dua Korban Kritis Pascagempa NTT dari Manggarai Timur

“Teman-teman DVI di Surabaya dan Banjarmasin telah membuka posko Post Mortem,” ujarnya.

Dalam proses identifikasi, Tim DVI juga akan berkoordinasi dengan keluarga korban untuk mengumpulkan data yang diperlukan.

Hastry mengatakan informasi mengenai korban sebelum musibah, termasuk barang atau properti milik korban, dapat membantu tim dalam proses identifikasi.

“Tentunya, bila ada properti korban ataupun data dari keluarga sebelum musibah terjadi akan sangat bermanfaat bagi tim di lapangan untuk identifikasi,” katanya.

Proses identifikasi korban menjadi bagian penting dalam penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8. Karena itu, Tim DVI membutuhkan data dari keluarga korban sebagai bahan pencocokan dengan informasi yang diperoleh dari lapangan.

Brigjen Pol. Hastry juga menjelaskan bahwa korban meninggal dalam kecelakaan di laut tetap dapat menjalani proses identifikasi. Namun, kondisi korban dapat berubah seiring waktu sehingga penanganan perlu dilakukan secepat mungkin.

Ia mengingatkan kondisi di dalam air dapat mempercepat perubahan pada tubuh korban.

“Batasannya proses pembusukan. Di dalam air jasad akan lebih cepat membusuk. Biasanya di atas lima hari sudah mulai ada bagian yang rusak,” katanya.

Karena itu, keluarga korban diharapkan dapat memberikan data dan informasi yang dibutuhkan kepada petugas untuk mendukung proses identifikasi.

Tim DVI Indonesia bersama Basarnas dan instansi terkait selanjutnya akan terus berkoordinasi dalam penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8, termasuk proses pencarian dan identifikasi korban. (Hab)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama
Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra
Negara Darurat Cognitif Reselience
IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik
Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi
Prabowo Jokowi Makan Malam Bersama Saat Putusan Sidang MK
MK Nyatakan Wapres Gibran Tidak Miliki Ijazah Setara SMA Luar Negeri
GNK Minta Kapolri Baru Dukung KPK Usut Tuntas Kasus Kuota Haji dan Dugaan Suap di ATR/BPN

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Musda Golkar Kota Bekasi di Ujung Mata, Beringin Institut: Pilih Ketua Nomor Dua, Bersih-bersih yang Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Pakar Komunikasi Politik Nilai Manuver Dedi Mulyadi: Investasi Menuju 2029, Berpotensi Picu Gejolak di Tubuh Gerindra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Negara Darurat Cognitif Reselience

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:01 WIB

IPW: Setelah Gebrakan Radikal Ganti 19 Kapolda, Kini Saatnya Kapolri Suyudi Fokus Benahi Pelayanan Publik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 04:54 WIB

Ekonom INDEF Didik J Rachbini Sebut Sidang MK Buktikan Drama Politik dan Berakhirnya “Shadow Politics” Jokowi

Berita Terbaru