Komisi IV DPR Cecer Bulog Soal Impor Beras Khusus

- Editor

Selasa, 31 Agustus 2021 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Perum Bulog Budi Waseso

Dirut Perum Bulog Budi Waseso

JAKARTA, Mediakarya – Anggota Komisi IV DPR RI mempertanyakan soal kinerja Dirut Perum Bulog Budi Waseso terkait importasi beras khusus yang dilakukan pemerintah dan dinilai sangat merugikan rakyat kecil terutama petani. Hal itu disampaikan poloitisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Slamet saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPR RI bersama Bulog di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (30/8/2021).

Menurutnya, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), adanya impor beras khusus sebanyak 41,6.000 ton dengan nilai 18,5 juta dolar AS per Juli 2021. Slamet mengatakan, pemerintah mengelak adanya importasi beras. Dan dalam kesempatan RDP dengan Bulog itu Slamet menanyakan status Kementerian Perdagangan apakah tidak termasuk bagian dari pemerintahan Presiden Jokowi.

Baca Juga:  Bulog Aceh Siapkan Sistem Maksimalkan Distribusi Beras SPHP

“Saya menanyakan kepada pak Buwas kalo beras khusus itu legal apa ilegal?,” kata Slamet, dan Dirut Bulog pun menjawab ‘legal’.

Padahal sebelumnya Presiden Jokowi memastikan bahwa di tahun 2021 ini tidak ada impor beras namun datanya menunjukkan adanya impor beras.

“Jangan sampai pemerintah ini hanya memilah-milah data yang faktanya ada impor tapi dikatakan tidak ada impor, saya sampaikan di meja yang terhormat ini agar datanya clear,” imbuhnya.

Mau disebut apa saja, kata Slamet beras yang sudah masuk ke wilayah Indonesia secara legal, itu artinya beras impor. “Jangan sampai pemerintah mengingkari,”katanya. (dji)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Bulog Salurkan Bantuan Beras Periode Juli–September 2026 di Kabupaten Nias Selatan
Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan
Kuota Internet Tak Boleh Lagi Hangus, BPKN Desak Sanksi Tegas bagi Operator yang Bandel
Ekonomi di Kita Bukan Sekedar Pasar 
Dugaan Keracunan MBG, Siswi Berprestasi di Karo Jalani Perawatan Jangka Panjang
Malam Puncak HUT RI ke-81 di Pademangan Barat Berlangsung Meriah
Blusukan di Ancol, Pansus RA-PTSL Matangkan Redistribusi Tanah Warga
BPKN RI Dorong Pemulihan Menyeluruh Hak Konsumen dalam Kasus KPR BTN di Karawang

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:37 WIB

Bulog Salurkan Bantuan Beras Periode Juli–September 2026 di Kabupaten Nias Selatan

Rabu, 9 September 2026 - 14:39 WIB

Politisi NasDem: Korban Keracunan MBG Harus Dapat Penanganan Medis Tuntas dan Berkelanjutan

Rabu, 9 September 2026 - 14:15 WIB

Kuota Internet Tak Boleh Lagi Hangus, BPKN Desak Sanksi Tegas bagi Operator yang Bandel

Selasa, 8 September 2026 - 21:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG, Siswi Berprestasi di Karo Jalani Perawatan Jangka Panjang

Selasa, 8 September 2026 - 21:04 WIB

Malam Puncak HUT RI ke-81 di Pademangan Barat Berlangsung Meriah

Berita Terbaru