LOMBOK, Mediakarya – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar Kongres XVI di Lombok Nusa Tengara Barat. Kongres yang mengambil tema “Konsolidasi Pemuda Menuju Indonesia Maju dan Terus Tanguh” diikuti oleh ratusan perwalilan dari organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP).
Ketua Umum DPP KNPI periode 2018-2021 Abdul Azis mengatakan, kongres yang terkesan dipercepat bukan berarti organisasi yang dipimpinnya memperkeruh suasana lantaran masih ada kelompok organisasi pemuda lainnya.
“Justru kami membuktikan kepada pemuda bahwa organisasi KNPI harus tetap jalan, dengan semangat menyatukan organisasi kepemudaaan yang lain,” kata Azis di sela-sela kongres XVI KNPI di Lombok Nusa Tenggara Barat, Senin (20/9/2021).
Lebih lanjut, kata Azis, meski dunia menahan pemuda untuk bersatu, namun KNPI yang dipimpinnya harus terus berjalan dalam menjalankan roda organisasi.
Azis menegaskan, persatuan KNPI harus tetap dijaga. Pihaknya terus berupaya untuk menyatukan organisasi kepemudaan agar tidak terpecah belah kareana adanya ego sektoral.
“Kongres XVI KNPI hars mampu menyatukan organisasi kepemudaan yang selaama ini terbelah agar kembali utuh. Ini komitmen kita bersama,. Jadi siapapun yang akan meneruskan estafet kepemimpinan saya harus mampu meneruskan semangat persatuan pemuda,” tandasnya.
Seprti diketahui, hadir dalam Kongres XVI KNPI di Lombok Nusa Tenggara Timur sejumlah perwakilan dari OKP se-Indonesia.
Hadir pula Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Fahd el Fouz A Rafiq, Sekjen Bapera Mustafa Raja, Sekertaris MPI Ilyas Indra dan Sekjen KNPI periode sebelumnya, Fadli Alimin dan calon ketua umum KNPI periode 2021-2024 Raden Andreas Nandiwardhana. (dji)











