KPJ: Dari Hari ke Hari Elektabilitas Pram-Doel Makin Menyala

- Penulis

Senin, 28 Oktober 2024 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya-Lembaga Survei Indonesia (LSI) mengeluarkan hasil survei elektabilitas para paslon di Pilkada Jakarta 2024.

Hasil survei LSI menunjukkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno berhasil menyalip pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO).

Elektabilitas pasangan Pramono-Rano mencapai 41,6 persen, sedangkan pasangan RIDO di angka 37,4 persen.

“Alhamdulillah. Kepada para relawan untuk tidak terlena dan tetap bekerja keras,” ujar Amos saat berbincang dengan wartawan, Senin (28/10/2024).

Menurut Amos meroketnya elektabilitas paslon nomor urut 3 tersebut karena seringnya turun bertemu masyarakat.

“Saya merasakan dari hari ke hari elektabilitas Pram-Doel makin menyala,” ujarnya lagi.

Selain itu, Amos menilai sejumlah program yang diusung paslon Pramono-Doel berhasil menarik perhatian masyarakat. Contohnya mengalokasikan dana sebesar Rp 300 miliar guna mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola oleh kaum perempuan diJakarta, kemudian akan menggratiskan masuk ke tempat wisata di Jakarta bagi penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) serta berjanji akan memberikan sarapan gratis untuk warga Jakarta jika memenangi Pilkada Jakarta 2024.

Baca Juga:  Ombudsman Sebut Polri Berpotensi Maladministrasi Terkait Pelat Arteria

Selain itu lanjut Amos program Work from Anywhere yang diusung oleh pasangan Pramono-Rano berhasil menarik perhatian masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah penyangga Jakarta. Menurut Amos, program ini memiliki daya tarik karena menyentuh permasalahan mendasar yang dihadapi warga DKI dan sekitarnya, yaitu kemacetan.

“Program yang ditawarkan oleh pasangan Pramono-Rano sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Permasalahan kemacetan di Jakarta adalah isu yang sangat dirasakan oleh warga, terutama mereka yang tinggal di wilayah penyangga seperti Bekasi, Tangerang, dan Depok,” ujarnya.

Lebih lanjut, Amos menilai bahwa program Work from Anywhere bisa menjadi solusi yang signifikan untuk mengatasi kemacetan, terutama di jam-jam sibuk. Namun, ia juga menekankan pentingnya regulasi yang mendukung agar program ini dapat diterapkan secara efektif.

“Program Work from Anywhere memang menawarkan solusi yang bagus, tetapi implementasinya memerlukan regulasi yang jelas. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus memastikan bahwa setiap perusahaan bisa menerapkan kebijakan ini dengan baik, agar tidak terjadi tumpang tindih aturan,” ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo
Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir
Andika Wisnuadji Jalankan Instruksi AHY, Demokrat Bantu Warga Lewat Kurban
Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah
Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus
Balkoters Tebar Kepedulian saat Idul Adha, 2 Sapi dan 4 Kambing Disalurkan untuk Sesama
Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak
Potong Babi Hutan Simbolkan Pembersihan Koruptor, LSM PMPR Demo Pemkot Bandung
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:29 WIB

Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:02 WIB

Andika Wisnuadji Jalankan Instruksi AHY, Demokrat Bantu Warga Lewat Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:14 WIB

Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:30 WIB

Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Debt Collector Tak Bisa Lagi Teror Nasabah

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:59 WIB

Presiden Prabowo Subianto (Ist)

Headline

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB