NCW Bekasi Raya Harap Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 Jadi Momentum Refleksi Nasional

- Editor

Senin, 1 Juni 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua NCW Bekasi Raya Herman Parulian Simaremare (Foto: Ist)

Ketua NCW Bekasi Raya Herman Parulian Simaremare (Foto: Ist)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Ketua Nasional Corruption Watch (NCW) Bekasi Raya, Herman Parulian Simaremar mengingatkan agar Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, bukan pula hanya agenda upacara dan pemasangan spanduk.

Namun demikian, kata Herman, Tanggal 1 Juni harus menjadi momentum refleksi nasional untuk menguji sejauh mana nilai-nilai Pancasila benar-benar hadir dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, penegakan hukum, dan pengelolaan keuangan negara.

“Sebagai Ketua NCW DPD Bekasi Raya, saya menegaskan bahwa ancaman terbesar terhadap persatuan bangsa saat ini bukan hanya perbedaan pandangan politik, tetapi juga praktik korupsi, penyalahgunaan kewenangan, kolusi, nepotisme, serta kebijakan yang jauh dari kepentingan rakyat,” ujar Herman dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, korupsi pada hakikatnya adalah pengkhianatan terhadap Pancasila. Di antaranya, ketika anggaran pendidikan diselewengkan, maka sila kelima tentang keadilan sosial telah dilukai.

“Kemudian bantuan sosial tidak tepat sasaran, maka sila kedua tentang kemanusiaan yang adil dan beradab telah diabaikan. Selain itu, jabatan diperdagangkan dan kekuasaan digunakan untuk kepentingan kelompok tertentu, maka semangat persatuan Indonesia ikut terancam,” ujar Herman.

Karena itu, melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, Herman mengajak masyarakat untuk mewujudkan tindakan nyata, bukan sekadar slogan.

Baca Juga:  Kasus OTT Bupati Bekasi Mengulang Sejarah Kelam, Kota Bekasi Tunggu Giliran?

Pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga negara, hingga penyelenggara pelayanan publik wajib menjadikan Pancasila sebagai dasar etika dalam setiap kebijakan dan penggunaan anggaran negara.

Dalam momentum ini, NCW DPD Bekasi Raya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya pengawasan publik, keberanian melaporkan dugaan penyimpangan, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas di setiap sektor pemerintahan.

“Kami juga mengingatkan bahwa menjaga Pancasila hari ini bukan hanya menghadapi ancaman dari luar, tetapi juga melawan praktik korupsi yang menggerogoti kepercayaan rakyat dari dalam,” katanya.

Herman menegaskan bahwa Pancasila akan tetap kokoh apabila keadilan ditegakkan, hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas, serta anggaran negara benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat.

“Pancasila jangan hanya dihafal, tetapi harus terlihat dalam keberanian melawan korupsi, menegakkan keadilan, dan membela kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Sepertindiketahui, bahwa tahun 2026, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” sebagaimana pedoman resmi yang diterbitkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

 

Komentar ditutup.

Berita Terkait

LSM Somasi Kawal Perkara Tanah Senun Bin Nikin, Pastikan Mafia Tanah Tak Terjadi Di Bekasi
Menuju Kota Global, Bangunan Gedung yang Ada di Jakarta Semuanya Laik Fungsi
FAST Indonesia Sebut Mafia Tanah Kerap Berlindung di Balik Jubah Pejabat Negara
Loyalis “Karbitan” Hingga Politisi “Lapuk” Pendukung Ranny Fahd Rafiq Mulai Ketar Ketir
KM Virgo Terbalik, 6 Tewas dan 129 Masih Dicari, Brigjen Pol. Hastry Kerahkan Tim DVI
Pencetak Rekor di Golkar, Fahd Rafiq Penyandang Status Tersangka Hingga Ketiga Kali
Dukung KPK Usut Kasus Suap di ATR/BPN,  BPKN Imbau Penegakan Hukum Jangan Berhenti di Hilir
Ratusan Miliar Rupiah Berhasil Diamankan, Kader Golkar Ini Ikut Terjaring OTT KPK

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:55 WIB

LSM Somasi Kawal Perkara Tanah Senun Bin Nikin, Pastikan Mafia Tanah Tak Terjadi Di Bekasi

Rabu, 16 September 2026 - 15:40 WIB

Menuju Kota Global, Bangunan Gedung yang Ada di Jakarta Semuanya Laik Fungsi

Rabu, 16 September 2026 - 11:08 WIB

FAST Indonesia Sebut Mafia Tanah Kerap Berlindung di Balik Jubah Pejabat Negara

Rabu, 16 September 2026 - 07:00 WIB

Loyalis “Karbitan” Hingga Politisi “Lapuk” Pendukung Ranny Fahd Rafiq Mulai Ketar Ketir

Selasa, 15 September 2026 - 22:30 WIB

KM Virgo Terbalik, 6 Tewas dan 129 Masih Dicari, Brigjen Pol. Hastry Kerahkan Tim DVI

Berita Terbaru