Penyerahan Aset Perumda Tirta Bhagasasi Kepada Perumda Tirta Patriot Rampung

- Editor

Senin, 20 Juli 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Perumda Tirta Bhagasasi menyerahkan aset dan wilayah pelayanan cabang Kota dan cabang Pondok Ungu kepada Perumda Tirta Patriot.

Dengan penandatanganan serah terima ini maka penyerahan aset dan pelayanan Perumda antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah rampung.

Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengatakan bahwa penyerahan aset ini merupakan bentuk komitmen antara dua pemerintah yang sudah terjadwal.

“Memang ini sudah terjadwalkan hari ini untuk penyerahan aset terkait Perumda. Sudah terealisasikan tinggal kita memikirkan aset-aset yang lainnya,” kata Plt Asep kepada media, Senin 20 Juli 2026.

Penyerahan aset dua Perumda tersebut akan diikuti dengan penyerahan aset-aset lain baik aset Kabupaten yang ada di Kota Bekasi maupun aset Kota Bekasi yang ada di Kabupaten.

“Kita runutkan satu-satu tujuan kita baik, karena secara administrasi juga kalau misalnya asetnya kita ada di kota, kota ada di kota susah juga. Makanya kita dengan pak wali, kita komitmen agar melaksanakan tahapan demi tahapan walaupun ini agak lama,” imbuhnya.

Baca Juga:  Rakerda DPD Golkar Jabar Jawab Klaim Dualisme Kepengurusan DPD di Kota BekasiĀ 

Sementara itu, Walikota Bekasi Tri Adhianto menjelaskan bahwa penyerahan aset dan pelayanan Perumda Tirta Bhagasasi kepada Tirta Patriot merupakan tahapan yang panjang sejak dirinya menjabat Plt walikota.

Penyerahan aset pertama kali dilakukan pada masa Bupati Ade Koswara dan hari ini adalah penyerahan aset terkahir secara keseluruhan dengan disesuaikan dengan perjanjian.

Dan ini, Kata Tri, menjadi satu model bagaimana proses itu berjalan dengan baik, proses itu berjalan dengan lancar dari sisi administrasi, teknis. Setelah ini dilingkupi tentu masih ada pekerjaan diantara BUMD yang ada.

“Jadi oleh karena itu, apabila ada persoalan, bukan lagi menjadi persoalan Pemerintah, bukan lagi menjadi persoalan government to government tapi nanti diselesaikan bisnis to bisnis,” kata Tri

Tri menambahkan, jika nuansanya adalah bisnis, maka akan lebih mudah karena tidak terlalu rijid terkait dengan tata kelola aturan negara yang ada.

“Harapannya tentu dia Perumda ini mobilitasnya lebih tinggi,” pungkasnya. (Red)

Penulis : Redaktur

Sumber Berita: Mediakarya.id

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang
Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
80 Pelaku Ekonomi Kreatif Aceh Utara Didorong Naik Kelas Lewat Ruang Kreatif Merah Putih
Keterangan Kontradiktif, Cabdisdik Wilayah XIV Bantah Beri Tugas Luar Kepala SMAN 2 Mazo
Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah
Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:22 WIB

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi Desak DPRD DKI Turun ke Bantargebang

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Jakarta ke New York, PAM JAYA Bawa Prestasi Pengelolaan Air ke Forum Global PBB

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 11:01 WIB

Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin

Selasa, 22 September 2026 - 22:39 WIB

80 Pelaku Ekonomi Kreatif Aceh Utara Didorong Naik Kelas Lewat Ruang Kreatif Merah Putih

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB