Politisi Golkar Gencar Sosialisasikan Program Vaksinasi di NTT

- Editor

Senin, 22 November 2021 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Melky Laka Lena saat disambut oleh sejumlah warga di Kabupaten Rote Ndao.

Anggota DPR RI Melky Laka Lena saat disambut oleh sejumlah warga di Kabupaten Rote Ndao.

ROTE NDAO, Mediakarya – Anggota Komisi IX DPR RI Emanuel Melkias Lakalena menyampaikan pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat. Hal ini sejalan dengan keadaan saat ini, di mana pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat menjaga kekebalan tubuh, agar kuat dalam menghadapi ancaman virus Corona.

Pernyataan politisi Golkar itu disampaikannya saat saat melakukan sosialisasi program vaksinasi Covid-19 bersama Kementerian Kesehatan di Gereja GMIT Silo, Nahadoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) Minggu (21/11/2021).

“Dalam menghadapi ancaman virus,masyarakat tidak boleh lalai dalam menjaga kesehatan, utamanya terus mengikuti anjuran dari pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Selain menyampaikan terkait dengan Prokes, Lakalena juga sampaikan terkait dengan vaksinasi Covid-19 yang merupakan program pemerintah dan harus didukung pelaksanaannya. Baginya vaksinasi harus tetap dilaksanakan, kalau capaian vaksinasi di wilayah NTT sampai sasaran 70%, maka bisa terlaksana herd immunity.

“Saya harap pemerintah daerah untuk lebih fokus dalam pelaksanaan vaksinasi terhadap masyarakat, nantinya pemberian vaksin ini harus merata sebagai salah satu upaya pencegahan virus Covid-19, dan kalau sudah mencapai 70% sasaran vaksinasi, maka itu akan berpengaruh terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Golkar Dorong Semua DPD Bantu Pemerintah Gelar Program Vaksinasi Covid-19

Lakalena juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut pada saat akan melakukan vaksinasi.

“Kepada pemerintah Rote Ndao dalam pelaksanaan sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk mengikutsertakan tokoh masyarakat seperti tokoh agama, pemuda dan lainnya,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, dr.Nelly F.Riwu dalam arahannya berharap agar masyarakat Rote Ndao untuk mau divaksin.

“Jngan takut karena vaksinasi ini untuk meningkatkan imunitas tubuh kita agar terhindar dari penyebaran Covid-19. Dengan banyaknya beredar berita bohong atau hoaks di media sosial tentang vaksinasi, saya harap masyarakat jangan percaya,” pesannya.

Nelly mengatakan jumlah kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Rote Ndao saat ini tercatat posetif 1.888. Sembuh sebanyak 1.809 dan yang meninggal 30 orang. Total kasus yang masih aktif sebanyak 49 orang saat ini 2 orang sedang isolasi terpusat di Rusun Ne’e,sedangkan 47 orang isolasi mandiri dalam pantauan tenaga medis.

“Kami berterima kasih kepada bapak Emanuel Melkias Lakalena dan partai Golkar melalui Yellow Clinik yang telah berkontribusi besar kepada masyarakat Rote Ndao untuk vaksin covid-19,” pungkasnya. (Dance H)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar
Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi
Tuntutan 10 Penjara Dan Pemecatan Dinilai Janggal, Advokat Letjen Widi Prasetijono Bongkar Tujuh Kejanggalan Perkara Kebun Carui
Di Tengah Isu Penangkapan Jenderal, GNK Tegaskan Dukung Penuh Kapolri Suyudi Ario Seto Bersihkan Polri
Putusan MA Soal Ijazah Gibran Dinilai Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Krisis Konstitusi
Politisi PKS Geram Atas Tindakan Arogansi Jajaran Polda Jateng
Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Sekjen LPKAN: Putusan MA Batalkan Penyetaraan SMA Gibran Jadi Momentum Uji Integritas Negara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:20 WIB

Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi

Selasa, 3 November 2026 - 16:46 WIB

Tuntutan 10 Penjara Dan Pemecatan Dinilai Janggal, Advokat Letjen Widi Prasetijono Bongkar Tujuh Kejanggalan Perkara Kebun Carui

Selasa, 3 November 2026 - 16:35 WIB

Di Tengah Isu Penangkapan Jenderal, GNK Tegaskan Dukung Penuh Kapolri Suyudi Ario Seto Bersihkan Polri

Selasa, 3 November 2026 - 10:41 WIB

Putusan MA Soal Ijazah Gibran Dinilai Bukan Sekadar Administrasi, Tapi Krisis Konstitusi

Berita Terbaru