Rampas HP Anak Sekolah, 2 Jambret Babak Belur Dihajar Warga

- Editor

Sabtu, 12 Maret 2022 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

KOTA BEKASI, Mediakarya – Dua orang yang diduga menjambret handphone milik pelajar, babak belur usai dikejar massa sejauh 4 kilometer, pada Jumat (11/3/2022).

Diketahui aksi penjambretan sendiri terjadi di wilayah Pasar Cakung, hingga tertangkap warga di depan McDonald’s yang berada di Jalan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat.

Kedua komplotan jambret tersebut menjadi bulan-bulanan warga, karena terduga pelaku berusaha melarikan diri. Puluhan orang langsung mengerubungi para pelaku usai tertangkap warga sekitar.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, korban baru pulang sekolah dan menghubungi orangtuanya untuk di jemput.

Zahra Ayu korban penjambretan menceritakan, kejadian berawal saat kejadian ingin menghubungi orangtuanya, tiba-tiba dua orang dengan menggunakan sepeda motor langsung merampas handphonenya.

“Dua orang itu langsung merampas handphone saya, terus disitu langsung teriak minta tolong,” tutur Zahra.

Baca Juga:  Jaksa Agung Perintahkan Operasi Intelijen Pengawasan Barang Impor

Mendengar teriakkan korban, para pelaku langsung tancap gas dan melarikan diri. Namun naas karena di kejar oleh warga, keduanya berhasil diamankan.

 

Sementara itu, Alvin Wibisono warga sekitar mengatakan, bahwa mendengar teriakkan warga yang mengejar kendaraan bermotor matic tersebut langsung membantu mengajarnya.

“Pelaku masuk ke area parkir McD dan kemudian dihadang oleh massa yang mendengar teriakkan jambret,” jelasnya.

Karena terlalu banyaknya massa yang menghadang, para pelaku tidak bisa berkutik dan akhirnya diamankan oleh warga sekitar.

“Memang abis solat Jumat jadi banyak yang membantu menghadang pelaku agar tidak bisa melarikan diri,” imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku akhirnya digiring ke Polsek Bekasi guna pemeriksaan lebih lanjut. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Kuasa Hukum BBM Desak Penyidik Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Berca Schindler Lifts
Ketum Somasi Ungkap Fakta Kasus Tanah Senun Bin Nikin
KPK Ungap Dugaan Aliran Dana ke Menteri ATR/BPN, Posisi Nusron di Ujung Tanduk
IPW Desak Bareskrim Polri Usut Pelaku Pembubaran Jemaat GKPI di Tangerang
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Dipastikan Tak Ada Intervensi Politik, Kejagug Didesak Dalami Dugaan Keterlibatan Tri Adhianto dalam Kasus Migas Kota Bekasi
Kuak Fakta Sengketa Villa Pisang Mas Bali: Kuasa Hukum Ungkap Pihak Lawan Asal “Koar-Koar” Diduga Tanpa Ijazah, Tegaskan Niko Bersih

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 11:45 WIB

Kuasa Hukum BBM Desak Penyidik Segera Tetapkan Tersangka dalam Perkara Berca Schindler Lifts

Rabu, 23 September 2026 - 09:17 WIB

KPK Ungap Dugaan Aliran Dana ke Menteri ATR/BPN, Posisi Nusron di Ujung Tanduk

Rabu, 23 September 2026 - 08:30 WIB

IPW Desak Bareskrim Polri Usut Pelaku Pembubaran Jemaat GKPI di Tangerang

Selasa, 22 September 2026 - 11:27 WIB

Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian

Internasional

Iran Tetap Teguh Melawan Amerika dan Israel di PBB

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:23 WIB

Pasukan Garda Revolusi Iran IRGC

Internasional

Kapal Komersial Sitaan Koalisi Amerika Israel Dijual Iran

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:13 WIB