BOGOR, Mediakarya – The Souteast Asian Regional Centre for Tropical Biology (SEAMEO Biotrop), Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) University menyelenggarakan kampanye gerakan penanaman pohon langka.
Kampanye ini sebagai bentuk kepedulian Kemendikbudristek dan seluruh pemangku kepentingan terhadap pelestarian hayati di Indonesia dan komitmen negara dalam penurunan gas karbon.
“Saya ingin mengajak generasi muda untuk menanam dan mencintai pohon sejak kecil, agar kita dapat menikmati keindahan dan manfaat dari pohon,” kata Direktur Seameo Biotrop, Zulhamsyah Imran belum lama ini.
“Jadi regenerative mindset perlu dibangun karena saat ini yang diperlukan bukan hanya menjaga dan membiarkan berkembang tapi lebih dari itu, menanam banyak pohon agar semakin gemar menanam pohon,” ucapnya.
Arif berharap, kedepannya diperlukan konsep triple bottom line yang perlu dibangun untuk menjaga keberlanjutan gerakan kampanye ini.
“Triple bottom line terdiri dari profit, people dan planet. Jadi bukan keuntungan saja tapi dampak terhadap lingkungan agar tercipta keberlanjutan dalam menjaga ekosistem lingkungan,” pungkasnya. (ded)

