Sebuah Bangunan Sekolah Ludes Terbakar

- Penulis

Selasa, 24 Agustus 2021 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung sekolah yang terbakar

Gedung sekolah yang terbakar

KOTA BEKASI, Mediakarya – Sebuah gedung sekolah ludes dilahap si jago merah. Musibah tersebut terjadi di sekolah Raudhlatul Jannah Bekasi, Jalan KH Agus Salim, Bekasi Timur pada Selasa (24/08/21).

Mobil pemadam kebakaran kota Bekasi dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang melahap hampir seluruh bangunan sekolah tersebut. Kebakaran terjadi pagi hari sekitar pukul 07:30 wib.

Api diduga berasal akibat korsleting listrik, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang didapat kerugian ditaksir mencapai 3 Milyar rupiah lebih.

“Awalnya kami terima telepon pukul 07.30 WIB Ada keterlambatan, kemudian lima menit setelah ditelepon api kemudian api sudah membesar, sempat kurang komunikasi dari pihak pengelola sekolah. Jadi, tadi pihak sekolah menghubungi PLN seharusnya Damkar,” jelas Komandan Peleton (Danton) Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bekasi, Haris Cahyadi saat ditemui disela- sela kesibukannya.

Menurut pria yang akrab disapa Haris ini, tidak ada korban dalam kejadian tersebut, untuk korban luka hanya salah satu petugas damkar yang tertimpa reruntuhan kayu, sempat terkejut, mengalami luka tangan dan merasa sesak nafas.

“Petugas Damkar masih melakukan pendinginan, karena masih belum selesai semua kita harus menangani hingga selesai. Selain itu, ada temuan arsip masih mengeluarkan asap, apalagi kondisi bangunan yang tua dan terbuat dari pondasi kayu. Sementara, untuk plafon awning-nya merapat ke rumah penduduk. Masih kami tangani karena masih keluar asap dari tempat kejadian tersebut,” kata Haris.

Baca Juga:  Respon Pj Bupati Ketika NIK Warganya  Dicatut WNA untuk Vaksinasi Covid-19

Kebakaran yang melanda gedung sekolah tersebut dapat dilokalisir sehingga tidak menjalar ke bangunan lain di sekitarnya. Api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran selama kurang lebih 40 menit.

“Saya mengimbau kepada pengurus pengelola sekolah untuk memperhatikan alat proteksi kebakaran pasalnya kejadian besar dilihat dari hal kecil. Apabila dilengkapi dengan Alat Proteksi Kebakaran (APAR) mudah ditangani. Namun, sayangnya tidak ada APAR di lokasi TKP,” papar Haris.

Ia menegaskan, semua pengelola usaha. untuk mempersiapkan APAR, bahkan kami sudah melakukan penyuluhan kepada warga Kota Bekasi terkait simulasi kebakaran.

“Kami menyiapkan 8 Unit Mobil dengan 56 personil yang dikerahkan,” tutur Haris.

Menurut Haris, perlunya edukasi simulasi, namun kesadaran masyarakat untuk memproteksi kejadian kebakaran dinilai masih kurang. “Dari kejadian awal, kita fokus di lingkungan kebakaran untuk menyelamatkan lingkungan di tempat kejadian,” tegasnya.

Ditambahkan Haris, bangunan yang terbakar terdiri dari dua lantai, ruang bawah berhasil diselamatkan namun ruang atas atau lantai 2 tidak sempat ditangani.

“Penanganan berhasil dilaksanakan selama 30 menit. Untuk pendinginan asap hingga kini belum bisa ditentukan sampai kapan,” pungkasnya. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Terkait Narasi ‘Sell Indonesia’, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Minta Singapura Intropeksi Diri
Dapat Perlawanan dari Ratusan Massa, Eksekusi Pengosongan Lahan di Kota Bandung Gagal
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
PERMAHI Jakarta Timur dan BEM FH UNKRIS Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di Kemayoran
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas
Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi
HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:30 WIB

Terkait Narasi ‘Sell Indonesia’, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Minta Singapura Intropeksi Diri

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:00 WIB

Dapat Perlawanan dari Ratusan Massa, Eksekusi Pengosongan Lahan di Kota Bandung Gagal

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:34 WIB

Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen

Senin, 8 Juni 2026 - 14:15 WIB

Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas

Berita Terbaru