Siasati Keterbatasan Lahan, Hunian Vertikal Jadi Primadona di Kota Bekasi

- Penulis

Jumat, 19 November 2021 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hunian vertikal menjadi salah satu hunian paling diminati di Kota Bekasi mengingat keterbatasan lahan yang ada saat ini

Hunian vertikal menjadi salah satu hunian paling diminati di Kota Bekasi mengingat keterbatasan lahan yang ada saat ini

KOTA BEKASI, Mediakarya – Sebagai penyangga Ibukota, jumlah warga yang membutuhkan hunian pun terus meningkat. Seiring banyaknya minat warga terhadap hunian tersebut, hunian vertikal saat ini menjadi primadona hunian bagi warga di Kota Bekasi.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menuturkan, saat ini mayoritas hunian di Kota Bekasi harus mengarah kepada vertikal.

“Sudah mengarah ke hunian vertikal, kalau horizontal sudah tidak ada lagi,” ucapnya singkat, Jumat (19/11/2021).

Sambung Wali Kota, hal ini bukan hanya dilatarbelakangi oleh menyiasati keterbatasan lahan saja, melainkan tingkat kepadatannya sendiri sudah mencapai angka 16.000 ribu, jadi sudah tidak memungkinkan lagi membangun hunian horizontal tersebut.

“Bukan hanya menyiasati keterbatasan lahannya saja, karena di Kota Bekasi sendiri jumlah kepadatan huniannya sudah mencapai 16.000 ribu dan sudah tidak mungkin lagi landed,” tegasnya.

Baca Juga:  Kadis SDA Diminta Siagakan Satgas dan Pompa Mobil Atasi Genangan

Terpisah, tenaga pendidik jurusan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMKN 6 Bekasi, Parlin mengatakan, tren bangunan vertikal di Kota Bekasi saat ini merupakan alternatif hunian yang sangat cocok bagi warga Kota Bekasi melihat keterbatasan lahan yang ada.

Parlin mengungkapkan, konsep hunian vertical building tersebut sangat cocok diterapkan di Kota Bekasi bagi warganya.

“Konsep hunian vertikal ini sangat cocok digunakan di Kota Bekasi. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah ketika banyaknya bangunan vertikal ini proses perawatannya memiliki standar khusus yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR dan aspek tersebut harus diperhatikan,” pungkasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta
Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan
H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi
BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Tim Satgas Pengawasan MBG Setu Tinjau SPPG Cijengkol 02, Ingatkan Pemisahan Sampah
Jaga SPMB di Jakarta, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Apresiasi Kinerja Kepala Disdik
Bawa Isu Nasional, Aliansi Mahasiswa Kota Bekasi Geruduk DPRD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:34 WIB

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:27 WIB

Jelang 5 Abad Jakarta, Mbak Yuke Berharap Masyarakat Tetap Optimis Hadapi Tantangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:27 WIB

H. Darkam Resmi Jadi Kandidat Tunggal Calon Ketua Karang Taruna Kota Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:09 WIB

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB