Tersangka Pembuat Kartu Vaksin Palsu Dibekuk Polisi

- Editor

Selasa, 21 September 2021 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Pentingnya kartu vaksin dalam berbagai urusan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Para pemegang sertifikat vaksin patut waspada. Baru-baru ini muncul sertifikat vaksin palsu yang dicetak dan diedarkan secara ilegal dan dijual bebas.

Seperti yang terjadi di Kota Bekasi, seorang pria ditangkap polisi karena dengan ilegal mencetak sertifikat vaksin palsu. Ia kemudian menjual kepada masyarakat dengan harga berkisar 50-100 ribu rupiah.

“Sejak dimulainya vaksinasi ini pelaku sudah aktif, namun belakangan inilah baru beroperasi tentu berdasarkan penawaran kepada masyarakat melalui WhatsApp nya dia,” kata Kapolsek Pondokgede Kompol. Puji Hardi kepada media pada Selasa (21/09/21).

Pelaku sudah mengeluarkan 8 kartu vaksin palsu kepada masyarakat. Namun, hal itu masih dikembangkan oleh pihak kepolisian. Kartu tersebut tidak terdeteksi oleh aplikasi Pedulilindungi sehingga petugas mengetahui bahwa itu palsu.

Baca Juga:  40.867.993 Warga Indonesia Peroleh Vaksin COVID-19 Dosis Lengkap

“Dia tidak masuk aplikasi Peduli Lindungi, dan kita cocokan dengan nomor yang ada di kartu ini dan memang tidak terdaftar,” imbuhnya.

Pelaku mencetak kartu vaksin sesuai pesanan dan kemudian disetrika untuk menyamarkan dengan kartu vaksin yang asli. Pelaku berinisial DH diamankan polisi berikut barang bukti berupa komputer, printer, kartu vaksin yang telah dicetak, setrika serta alat potong kartu.

Tersangka terancam pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dengan ancaman hukuman penjara selama enam (6) tahun penjara. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang
Padukan Nilai Estetika, Wali Kota Bekasi Apresiasi Turap Bumi Bekasi Baru
Pangdam Jaya Dampingi Menhan Sjafrie Kunjungi Yonif TP 899 di Depok, Tekankan Kesiapan Prajurit
Pernyataan Anggota DPRD Kota Bekasi Terkait Dugaan Bullying di Unity School Dituding Picu Kegaduhan Publik
RW 06 Kelurahan Pengasinan Terima Dana Hibah 100 Juta, Siap Manfaatkan Secara Maksimal
MC Viral Tawarkan Hadiah Miras Bagi Penghafal Al-Quran, Ini Kata Polisi
Di Bawah Kepemimpinan Ade Puspitasari, Bapilu Golkar Kota Bekasi Pastikan Pengurus DPD Solid
Dukung Penanganan Pengolahan Sampah, Bank Jakarta Siap Bangun Biodigester Komunal Sampah Organik di Rusunawa Rorotan dan Rawa Badak

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:10 WIB

GNK Dorong Bareskrim Polri Segera Proses Kasus Dugaan Korupsi Dinas LH Kota Bekasi dan TPST Bantargebang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Padukan Nilai Estetika, Wali Kota Bekasi Apresiasi Turap Bumi Bekasi Baru

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Pangdam Jaya Dampingi Menhan Sjafrie Kunjungi Yonif TP 899 di Depok, Tekankan Kesiapan Prajurit

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Pernyataan Anggota DPRD Kota Bekasi Terkait Dugaan Bullying di Unity School Dituding Picu Kegaduhan Publik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:53 WIB

RW 06 Kelurahan Pengasinan Terima Dana Hibah 100 Juta, Siap Manfaatkan Secara Maksimal

Berita Terbaru

Pekerja pelabuhan saat menurunkan beras impor. (Ist)

Opini

Kenapa Beras Fortifikasi Menjamur di Retail Modern?

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:59 WIB

Logo HUT Kemerdekaan RI ke 81 (Foto: Ist)

Opini

Menemukan Kembali DNA Kemenangan Bangsa

Minggu, 16 Agu 2026 - 20:28 WIB