TNI dan Tentara Timor Leste Patroli Bersama Cek Patok Perbatasan NTT

- Editor

Senin, 6 Mei 2024 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Jajaran TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Kavaleri (Yonkav) 6/Naga Karimata dan tentara Timor Leste dari Unidade de Patrulhamento da Fronteira (UPF) melakukan patroli bersama mengecek patok-patok di perbatasan Indonesia-Timor Leste di Desa Haumeniana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Pusat Penerangan (Puspen) TNI dalam siaran resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin, melaporkan patroli terintegrasi antara TNI dan UPF Timor Leste merupakan kegiatan rutin pasukan pengamanan perbatasan dua negara yang umumnya dilakukan setiap 6 bulan sekali.

Patroli teranyar yang dilakukan Satgas Pamtas Yonkav 6/Naga Karimata dan UPF Timor Leste berlangsung pekan terakhir April 2024, yang juga diikuti dengan kegiatan rapat bersama (border meeting) antara dua pasukan.

Rapat itu membahas perkembangan situasi sekaligus potensi ancaman yang mungkin terjadi di sepanjang perbatasan Indonesia-Timor Leste terutama di kawasan sekitar Desa Haumeniana.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Dansatgas Pamtas Yonkav 6/Naga Karimata Letkol Kav Ronald Tampubolon dan Dansatgas UPF Superintendente Ecolido Belo itu, pasukan dari dua negara juga bertukar informasi mengenai situasi di perbatasan sekaligus membahas peningkatan kerja sama pengamanan ke depan.

Dansatgas UPF, sebagaimana dikutip dalam siaran resmi Puspen TNI, yakin kegiatan patroli bersama dan rapat yang secara khusus membahas perbatasan dapat mengoptimalkan pengamanan di perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Baca Juga:  Dinobatkan Ketua Umum APTAKSINDO Habib Husein Aidid Mengemban Mandat Revolusi Membangun Negeri

“Patroli Patok merupakan kegiatan terpadu yang dilaksanakan untuk meningkatkan keamanan di daerah perbatasan. Kolaborasi ini akan berdampak positif bagi dua belah pihak,” kata Dansatgas UPF, dilansir dari antara.

Indonesia dan Timor Leste berbagi perbatasan darat yang terbagi atas Sektor Timur di Kabupaten Belu yang berbatasan dengan Distrik Covalima dan Sektor Barat di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Timur Tengah Utara (TTU) yang berbatasan dengan Distrik Oecusse. Daerah perbatasan darat dua negara itu sebagian besar merupakan wilayah dataran tinggi seperti pegunungan dan perbukitan, juga ada sungai-sungai.

Dalam beberapa tahun terakhir, prajurit dari Batalyon Kavaleri 6/Naga Karimata bertugas menjaga wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste yang tergabung dalam Satgas Pamtas Yonkav 6/Naga Karimata.

Di perbatasan, Satgas Pamtas Yonkav 6/Naga Karimata tidak hanya rutin berpatroli, tetapi juga menggelar bakti sosial dan pembinaan teritorial lainnya yang bertujuan mendekatkan diri antara pasukan dan masyarakat.

Beberapa kegiatan pembinaan teritorial yang digelar Satgas Pamtas Yonkav 6/Naga Karimata di perbatasan selama sepekan terakhir mencakup membantu masyarakat memperbaiki gereja, rumah-rumah warga, sampai membantu masyarakat di perbatasan panen raya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB