TPN Nilai Keberpihakan Lebih Penting Daripada Keberlanjutan-Perubahan

- Penulis

Jumat, 5 Januari 2024 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Wakil Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Sumantri Suwarno menilai bahwa keberpihakan pada masyarakat lebih penting daripada keberlanjutan atau pun perubahan.

Berdasarkan siaran pers TPN Ganjar-Mahfud yang diterima di Jakarta, Jumat, Sumantri mengatakan dalam berbagai interaksi dengan masyarakat selama masa kampanye Pilpres 2024, pasangan calon presiden dan wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendengarkan banyak keluhan masyarakat atas situasi kehidupan sehari-hari.

“Dari minimnya fasilitas kesehatan di beberapa daerah luar Jawa, langkanya pupuk subsidi, hingga beban kredit macet yang dihadapi nelayan akibat pandemi COVID 2019,” kata Sumantri.

Selanjutnya, masalah akses internet bagi anak sekolah yang belum merata hingga terbatasnya akses kredit bagi UMKM juga mengemuka dalam berbagai kunjungan di masyarakat.

Melihat situasi tersebut, dia menilai sebetulnya isu terpenting bagi pemerintah mendatang bukan lagi semata soal perubahan atau keberlanjutan.

Baca Juga:  DPR Minta IMIP Segera Realisasikan Uang Duka Korban Kebakaran

“Pemerintah mendatang harus mampu mengarahkan bandul keberpihakan kepada kelompok masyarakat bawah, UMKM, dan kalangan muda agar tidak tertinggal dalam proses pembangunan,” tegasnya, dilansir dari antara.

Untuk keberpihakan kepada kelompok masyarakat miskin, sambung Sumantri, Ganjar-Mahfud berkomitmen menajamkan program bansos dan subsidi. Hal ini agar kelompok sasaran menerima manfaat yang lebih berkualitas dengan basis KTP Sakti.

Kemudian, untuk pelaku bisnis UMKM, Ganjar-Mahfud ingin meningkatkan kapasitas dan kapabilitas agar semakin membesar kontribusinya bagi pertumbuhan ekonomi.

Sementara untuk kalangan muda, afirmasi akan diberikan melalui penajaman program pembiayaan bisnis rintisan (start up), serta pendirian sekolah kejuruan yang terhubung dengan pelaku industri.

“Keberpihakan ini diharapkan memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonomi agar berkelanjutan dan tidak rapuh ketika terhantam oleh krisis,” pungkas Sumantri. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:09 WIB

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:25 WIB

Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen

Berita Terbaru

Foto; Mediakarya

Daerah

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:09 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB