Pasien Covid Loncat Dari Lantai 5 Gadung RSUD, Kapolres : Murni Bunuh Diri

- Editor

Kamis, 10 Maret 2022 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki

KOTA BEKASI, Mediakarya – Tewasnya pasien Covid-19 yang dalam karantina di RSUD Chasbullah Abdumajid Kota Bekasi menuai berbagai polemik terkait dengan pengawasan dan prosedur di Rumah Sakit milik daerah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Hengki menuturkan bahwa kejadian tersebut murni bunuh diri.

“Memang dia selama ini punya penyakit Epilepsi yang lama, indikasi memang depresi dan memang sakit lama,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hengki kepada media pada Kamis (10/03/22).

Pihak kepolisian juga masih melakukan pendalaman terkait dengan S.O.P di Rumah Sakit milik pemerintah tersebut. Namun, belum ditemukan adanya pelanggaran prosedur yang ada di rumah sakit itu.

“Untuk sementara tidak ada,” tukasnya.

Seorang pasien wanita mengakhiri hidupnya dengan melompat dari gedung Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi. Kejadian itu terjadi di Tembok pembatas antara gedung F dengan area parkir Jl. Mayor Oking Kel. Margahayu Kec Bekasi Timur Kota Bekasi pada Jumat 4 Maret 2022.

Baca Juga:  Puluhan Penderita Diabetes Tak Boleh Lagi Senam di RSUD Kota Bekasi

Pasien berinisial S (47) tersebut juga diduga merupakan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi atau pengobatan di RSUD. Ia melarikan diri dari ruangannya dan akhirnya ditemukan tewas mengenaskan oleh warga.

Kejadian berawal ketika perawat sedang bertugas jaga malam dan hendak memberikan obat malam kepada pasien sekitar jam 23.00 wib untuk korban tidak ada diruang isolasi serta dikamar mandi juga kosong, selanjutnya saksi menerima tlp dari Security jaga bahwa ada pasien yang meninggal di atas tembok pembatas dan ketika dilakukan pengecekan untuk jendela kamar dekat ruang isolasi korban sudah terbuka.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Korban dirawat di RSUD Cashbulah Abdul Majid Genung F Lt.5 No.503 sejak tanggal 27 Februari 2022, ia juga diketahui sering gelisah dan Marah-marah. Diketahui juga bahwa korban memiliki penyakit Epilepsi dan sering berobat. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Kelurahan Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta Rupiah, Bukti Keseriusan PAM JAYA Apresiasi Kontribusi Warga Jakarta
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Dinasti di Balik Kursi Sekda, Pembina Korps Alumni KNPI Bekasi Sentil Pelantikan Adik Ipar Tri Adhianto
Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar
Selamat Datang di Dinasti Baru Pemerintahan Kota Bekasi
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Open Bidding atau Sandiwara? Adik Ipar Tri Adhianto Mulus Jadi Calon Sekda Kota Bekasi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 07:37 WIB

Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan

Selasa, 3 November 2026 - 04:46 WIB

Kelurahan Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta Rupiah, Bukti Keseriusan PAM JAYA Apresiasi Kontribusi Warga Jakarta

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 12:31 WIB

Dinasti di Balik Kursi Sekda, Pembina Korps Alumni KNPI Bekasi Sentil Pelantikan Adik Ipar Tri Adhianto

Senin, 2 November 2026 - 09:28 WIB

Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar

Berita Terbaru