Wakil Ketua MPR: Para Menteri tak Perlu Risau Isu Reshuffle

- Editor

Jumat, 25 Maret 2022 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid berharap seluruh menteri di Kabinet Indonesia Maju tetap fokus bekerja dan tidak terpengaruh dengan isu perombakan kabinet atau reshuffle. Kerja para menteri juga tidak boleh terganggu dengan kampanye politik.

“Para menteri tidak perlu risau dengan isu reshuffle. Kami berharap para menteri fokus bekerja sesuai tugasnya, abaikan isu-isu itu sebelum Pak Presiden (Joko Widodo) akan melakukan reshuffle,” kata Jazilul dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (24/3/2022).

Dia juga menyinggung beberapa menteri yang memanfaatkan posisinya untuk mencuri start melakukan kampanye politik menjelang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024. Para menteri harus fokus bekerja dan tidak boleh menggunakan posisinya untuk berkampanye politik, khususnya dalam konteks mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres), tegasnya.

“Itu bagian dari koreksi untuk meningkatkan kinerja bahwa setiap orang punya hak untuk menjadi presiden; tapi ketika dia dalam posisi menteri, pembantu presiden, maka fokus pada tugasnya,” katanya, dikutip dari republika.

Presiden memiliki ukuran untuk menilai apakah betul para menterinya bisa fokus bekerja atau ada agenda terselubung yang membuat kinerja menterinya berkurang atau kurang fokus. Secara khusus, dia meminta para menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk meningkatkan kinerja sehingga tetap mendapatkan kepercayaan dari Presiden Joko Widodo dan memberikan yang terbaik untuk melayani rakyat.

Baca Juga:  Wakil Ketua MPR Minta Pemerintah Lestarikan Seni Budaya Indonesia

“Jika ada pekerjaan-pekerjaan yang lambat, tolong segera dipercepat. Kalau ada pekerjaan-pekerjaan yang diharapkan rakyat belum selesai, tolong segera diselesaikan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,” ujarnya.

Jika semua menteri sudah on the track maka tidak perlu lagi ada perombakan kabinet. Bagi PKB, hal terpenting adalah Presiden Jokowi dan jajarannya bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum
Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar
Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal
Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar
Jadikan Ruang Terbuka Hijau, Pol PP Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Puncak
Fahd Dicokok KPK, Loyalis Ranny Fahd Arafiq Galang Dukungan Maju  pada Musda Golkar Kota Bekasi
Pegawai Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Ditampung Agrinas, Qodari : Jadi PKWT BUMN 2 Tahun

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 September 2026 - 12:38 WIB

Diduga Belum Ada Pelunasan, Pengalihan Saham Pendiri PT ACT Group Berujung Proses Hukum

Rabu, 23 September 2026 - 10:55 WIB

Ikut Cawe Cawe Muktamar NU, Nusron Wahid Diduga Gelontorkan 180 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Dirjen Bea Cukai Menghadap Presiden Diperintahkan Berantas Penyelundupan Ilegal

Rabu, 23 September 2026 - 07:50 WIB

Kritik Dijawab dengan Makian: Cermin Psikologi Kekuasaan yang Tak Sanggup Mendengar

Berita Terbaru

Proses penambangan (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Rabu, 23 Sep 2026 - 14:08 WIB