Politisi PDIP Soroti Soal Penyerapan APBD DKI Rendah

- Editor

Selasa, 24 Agustus 2021 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI, Rasyidi

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI, Rasyidi

JAKARTA, Mediakarya – Di tengah wacana interpelasi pelaksanaan formula E. Kinerja anak buah gubernur DKI kembali menjadi sorotan. SKPD yang dalam proses penganggaran cenderung meminta dana besar. Kenyataannya, tidak bisa merealisasikan anggaran yang disediakan oleh DPRD di APBD DKI. Dari evaluasi yang dilakukan selama 8 bulan di 2021, SKPD hanya bisa menyerap 73 persen selama setahun dari anggaran yang disediakan.

“Hasil evaluasi yang kita lakukan menggambarkan seperti itu. Permintaan anggaran yang besar, ternyata tidak bisa direalisasikan dengan baik oleh pemda. Ini sangat kita sesalkan,” ungkap Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI, Rasyidi yang juga politisi PDIP itu.

Baca Juga:  Desakan Untuk Interpelasi, Lobi PDIP Dicuekin 7 Fraksi

Padahal, kata Rasyidi Komisi C sebagai mitra kerja pemda. Setiap bulannya  melaksanakan rapat koordinaai untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi di lapangan.

“Sebulan sekali rapat pertemuan bertemu dengan mitra kerja untuk mendiskusikan kendala mereka apa. Kenapa tidak tercapai target. Tapi sayangnya, upaya evaluasi yang dilakukan bersama legislatif tidak juga bisa mendongkrak kinerja anak buah gubernur,” sesalnya.

Tidak hanya itu, anggota dewan yang terpilih dari dapil Jaktim ini pun menyesalkan minimnya pendapatan daerah, dari target yang diproyeksikan.”Pendapatan saat ini hanya 24 persen dari target. Penerapan online sistem pun di DKI ternyata masih sulit untuk mendongkrak pendapatan daerah,” tegasnya. (Yan)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Gusur Bangunan Liar, Camat Medansatria Dicemooh Pernah Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
IPPS: Jangan Harap Kondisi Ekonomi dan Hukum Membaik Jika Menteri Warisan Joko Masih Bercokol di KMP
GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan
Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN
BPKN RI Siap Dampingi Konsumen Terdampak Karhutla, Termasuk Penumpang Penerbangan yang Dirugikan 
Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri
Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT
Karhutla Kian Meluas, Legislator Ini Sebut Kalimantan Seperti setengah ‘Neraka’

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Gusur Bangunan Liar, Camat Medansatria Dicemooh Pernah Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:08 WIB

IPPS: Jangan Harap Kondisi Ekonomi dan Hukum Membaik Jika Menteri Warisan Joko Masih Bercokol di KMP

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:24 WIB

Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:31 WIB

BPKN RI Siap Dampingi Konsumen Terdampak Karhutla, Termasuk Penumpang Penerbangan yang Dirugikan 

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:56 WIB

Kiprah Jenderal Listyo Sigit tak Diragukan, GNK Ajak Masyarakat Objektif dalam Menilai Kinerja Kapolri

Berita Terbaru