Jelang Arus Mudik 2022, Pemprov Jabar Siagakan Lebih dari 400 Titik Pemantauan

- Penulis

Kamis, 21 April 2022 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di sela-sela peresmian pembangunan proyek revitalisasi Kalimalang di Jalan Hasibuan, kelurahan Margajaya pada Rabu (20/04/22).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di sela-sela peresmian pembangunan proyek revitalisasi Kalimalang di Jalan Hasibuan, kelurahan Margajaya pada Rabu (20/04/22).

KOTA BEKASI, Mediakarya – Jelang arus mudik 2022, Jawa Barat siagakan lebih dari 400 titik pemantauan dalam menghadapi 85,5 juta penduduk yang akan melintasi wilayahnya untuk mudik jelang cuti bersama pada Kamis tanggal 28 April mendatang.

“Ke Jawa barat sendiri yang mudik sekitar 14 juta lebih, dan orang Jawa barat yang keluar, baik antar kota atau provinsi sebanyak 9 juta orang,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di sela-sela peresmian pembangunan proyek revitalisasi Kalimalang di Jalan Hasibuan, kelurahan Margajaya pada Rabu (20/04/22).

Selain itu, pada arus mudik nanti, Korlantas Polri juga akan memberlakukan One Way di tol Cikampek hingga ratusan kilometer ke luar daerah. Hal itu berdasarkan dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Bina Marga dan Korlantas Polri.

Pemberlakukan One Way akan di mulai pada Kamis 28 April 2022 pukul 17:00 wib sampai dengan puk 00:00 wib pada KM 47 ruas Tol Jakarta Cikampek sampai dengan KM 414 ruas Tol Kali Kangkung.

Pada hari berikutnya yaitu tanggal 29 April, One Way akan diberlakukan sejak pagi hari yaitu pukul 07:00 wib hingga pukul 00:00 wib.

“Maka orang-orang Cirebon yang ke arah Bekasi, atau orang Bandung ke arah Jakarta tidak boleh ke jalan tol dan diarahkan ke jalan biasa, karena semata-mata itu cuti bersama dan jalan di satu arahkan ke arah timur,” kata Kang Emil.

Baca Juga:  Purna Paskibraka Siap Menggali Potensi Pemuda Lewat LKBB

Pembatasan istirahat di rest area juga akan diberlakukan hanya selama 30 menit saja, untuk menghindari kepadatan para rest area.

“Karena sudah 2 tahun tidak mudik, jadi saya bayangkan bagaimana warga akan mudik, tapi poinnya jangan menyepelekan jumlah,”pungkasnya.

Sementara itu, Jelang arus mudik 2022, berbagai wilayah yang dilintasi para pemudik terus mempersiapkan pos pengamanan dan pol pelayanan di jalur musik. Salah satunya di 8 titik yang ada di Kota Bekasi.

Semua Pos nantinya akan diisi petugas gabungan serta tenaga medis. Setidaknya ada 5 Pospam yaitu Pospam Harapan Indah, Pospam Kranji, Pospam Sumber Arta, Pospam Tongyang, Pospam Mall Ciputra, dan 3 Pos pelayanan yaitu Posyan Stasiun KA, Posyan Terminal, Posyan Mega Bekasi (Mega Bekasi).

“Dimana disetiap pos pelayanan kita menyiapkan tenaga medis termasuk PCR dan swab kepada pengguna jalan yg mau mudik,” ujar Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari kepada media pada Selasa (19/04/22).

Pembangunan Pos sementara selama arus mudik dan arus balik itu, selain untuk memantau arus lalu lintas juga sebagai pos pelayanan bagi masyarakat yang melintasi kota Bekasi menuju kampung halaman. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Terkait Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mengajak Publik Menunggu Hasil Investigasi Resmi KNKT
Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Indonesia Harus Manfaatkan Momentum Kendaraan Listrik
Nama Mantan Jenderal Masuk dalam Surat Dakwaan KPK, Tri Nusa Jakarta Raya: KPK Tak Boleh Gentar
Amnesty International Indonesia Kecam Kasus Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren
Copot Sekjen Tanpa Melalui Rapat Pleno, Kader Senior Partai Golkar Ini Tuding Ketum AMPG Tidak Paham Organisasi
ICW Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Jasa Sertifikasi Halal di BGN
Terungkap Dalam Surat Dakwaan, Dua Pejabat Penting DJBC Diduga Ikut Terlibat Loloskan Izin Kepabeanan Secara Ilegal
Pelaku Usaha Industri Perberasan Berdarah-darah, Siapa Yang Untung?
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:13 WIB

Terkait Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KAI Mengajak Publik Menunggu Hasil Investigasi Resmi KNKT

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:58 WIB

Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Indonesia Harus Manfaatkan Momentum Kendaraan Listrik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:34 WIB

Nama Mantan Jenderal Masuk dalam Surat Dakwaan KPK, Tri Nusa Jakarta Raya: KPK Tak Boleh Gentar

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:57 WIB

Amnesty International Indonesia Kecam Kasus Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:14 WIB

ICW Bongkar Dugaan Korupsi Pengadaan Jasa Sertifikasi Halal di BGN

Berita Terbaru