KPK Berlakukan Kunjungan Tahanan secara Daring Saat Idul Fitri 1443 H

- Editor

Senin, 2 Mei 2022 - 01:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi Pemberantasan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi

JAKARTA, Medikarya – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberlakukan kunjungan bagi para keluarga tahanan secara daring saat perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah.

“Untuk memberi kesempatan bagi keluarga tahanan KPK tetap bisa bersilaturahim pada perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah, Rutan KPK memberlakukan kunjungan tahanan secara daring (online),” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (1/5/2022).

Dikutip dari republika, ia mengatakan kunjungan daring tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Tahun 2020 tentang Langkah Progresif Penanggulangan Penyebaran Covid-19. Adapun, kata dia, kebijakan rutan pada hari pertama dan kedua Idul Fitri 1443 Hijriah, yaitu pelaksanaan salat Idul Fitri hari pertama dipusatkan di Masjid Rutan Pomdam Jaya Guntur, Jakarta.

Baca Juga:  KPK Minta Novel Serahkan Bukti Soal Orang Dalam Azis Syamsuddin Agar Ditindaklanjuti

Berikutnya, fasilitas kunjungan secara daring melalui aplikasi “video call” pada 1 dan 2 Syawal dimulai pada pukul 09.00 sampai dengan 12.00 WIB dengan mendaftar melalui nomor kontak antara lain Rutan KPK pada Gedung Merah Putih KPK 0878-4702-5706, Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur 0878-4702-5683, dan Rutan KPK pada Kavling C1 atau berlokasi di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) KPK 0878-4702-5703.

Kemudian, penerimaan titipan makanan bagi tahanan melalui kotak makan dimulai dari pukul 08.00 sampai dengan 11.00 WIB.

“Khusus bagi para tahanan di hari pertama Idul Fitri, pihak rutan memberikan fasilitas untuk makan bersama sesama tahanan dengan tetap dan selalu memperhatikan protokol kesehatan secara ketat,” ucap Ali.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sekjen NCW Harap Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah
Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik
Etos Indonesia Desak DPP Golkar Cabut Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq: Istri Koruptor Hattrick Ancam Elektoral Partai
Selamat dan Sukses, Kepada Sahabat yang Kini Memegang Tali Pimpinan Bhayangkara
Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker
Komisi III DPR Setujui Aklamasi Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri Gantikan Listyo Sigit
Rugikan Negara Rp2 Triliun, Kejagung Ungkap Korupsi Migas Bekasi Langgar Izin DPRD dan Kementerian ESDM
Tri Nusa Bekasi Raya Kawal Kasus Migas, Sebut Wali Kota Bekasi Bakal Dipanggil Kejagung Pekan Depan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Sekjen NCW Harap Kapolri Baru Perkuat Penegakan Hukum dan Berantas Korupsi di Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Inisiator GNK Habib Syakur: Kapolri Suyudi Ario Seto Harus Bawa Perubahan di Tengah Isu Geopolitik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Selamat dan Sukses, Kepada Sahabat yang Kini Memegang Tali Pimpinan Bhayangkara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Diduga Buka Lowongan Kerja Palsu, Ruko Di Bekasi Timur Disidak Disnaker

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Komisi III DPR Setujui Aklamasi Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri Gantikan Listyo Sigit

Berita Terbaru