Wilayahnya Jadi Langganan Banjir, Warga Bojongkulur Ngadu ke Komisi V DPR

- Penulis

Jumat, 20 Mei 2022 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPR RI menerima audiensi Kepala Desa Bojongkulur Kabupaten Bogor, bersama dengan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi - Cikeas (KP2C).

Anggota Komisi V DPR RI menerima audiensi Kepala Desa Bojongkulur Kabupaten Bogor, bersama dengan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi - Cikeas (KP2C).

JAKARTA, Mediakarya – Komisi V DPR RI meminta agar pemerintah hadir dalam mengatasi permasalahan banjir yang dialami oleh warga negara. 

Hal itu terungkap saat anggota Komisi V DPR RI menerima audiensi Kepala Desa Bojongkulur Kabupaten Bogor, bersama dengan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi – Cikeas (KP2C). 

Dalam audiensi ini antara Komisi V, yang diwakili oleh Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi dan didampingi oleh Anggota Komisi V DPR RI Sudewo, dengan warga mendiskusikan terkait bencana banjir akibat meluapnya Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas yang semakin tahun semakin meningkat. 

“Pada saat bapak silaturahim ke rumah aspirasi, saya langsung berpikir bagaimana caranya supaya ini menjadi perhatian pemerintah melalui Dirjen Sumber Daya Air,” papar Mulyadi usai mendengarkan keluh kesah warga, di ruang rapat Komisi V DPR RI Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, sebagaimana yang dilansir laman resmi DPR pada Jumat (20/5/2022).

Dalam audiensi Buharman dari KP2C yang merupakan komunitas wilayah terdampak banjir Sungai Cileungsi – Cikeas, Kali Bekasi mengungkapkan, penyebab banjir menahun tersebut lantaran hampir semua tanggul dalam kondisi rapuh dan bolong, adanya pendangkalan sungai, selain itu juga terjadi penyempitan sungai, dan terjadinya perubahan tata guna lahan di hulu.

Baca Juga:  Menhub Cek Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi di Jatim

Oleh sebab itu para warga meminta solusi pencegahan banjir dengan cara normalisasi Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas, membuat tanggul permanen, dan melanjutkan normalisasi kali bekasi. “Permintaan kami, normalisasi Sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas,” tandas Buharman.

Merespon hal tersebut, Mulyadi yang merupakan legislator dapil Jawa Barat V ini mengapresiasi kepedulian komunitas terhadap derita warga yang terdampak banjir. “Saya mengapresiasi dari komunitas bapak yang dengan secara swadaya yang memberikan upaya-upaya terbaik untuk menjaga masyarakat. Mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Politisi fraksi Partai Gerindra ini akan mengajukan permasalahan ini kepada kementerian terkait, agar kedepan ada penanganan yang serius. Lebih dari itu Anggota Dewan yang juga bertugas di Badan Anggaran DPR RI ini akan mengawal masalah ini di tingkat perancangan anggaran. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak
Potong Babi Hutan Simbolkan Pembersihan Koruptor, LSM PMPR Demo Pemkot Bandung
Polda Metro Jaya Ringkus WNA Asal Brunei Yang Aniaya WNA Lain Hingga Tewas
realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh
Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan
DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra
Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat
“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:59 WIB

Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:25 WIB

Potong Babi Hutan Simbolkan Pembersihan Koruptor, LSM PMPR Demo Pemkot Bandung

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:09 WIB

Polda Metro Jaya Ringkus WNA Asal Brunei Yang Aniaya WNA Lain Hingga Tewas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:07 WIB

realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Berita Terbaru

Satpol PP Nias Selatan saat akan melakukan penertiban

Daerah

Satpol PP Nias Selatan Tertibkan Pedagang Pasar Amandraya

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:06 WIB