Prabowo Ungkap Kriteria Capres 2024

- Penulis

Kamis, 2 Juni 2022 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Dalam rapat kerja tersebut Menteri Pertahanan Prabowo menyampaikan bahwa perjanjian penyesuaian ruang udara flight information region (FIR) antara Indonesia dengan Singapura tidak merugikan namun munguntungkan negara. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2022). Dalam rapat kerja tersebut Menteri Pertahanan Prabowo menyampaikan bahwa perjanjian penyesuaian ruang udara flight information region (FIR) antara Indonesia dengan Singapura tidak merugikan namun munguntungkan negara. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku bahwa dirinya belum tentu ikut maju pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Prabowo mengungkapkan, bahwa kriteria capres versinya adalah Warga Negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, dan sebagainya. Pernyataan mantan Danjen Kopassus itu diungkapkannya usai menemui Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh dan jajaran di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (1/6/2022).

“Tapi intinya saya kira, kita harus ada sosok yang sungguh-sungguh komit dan setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, seutuhnya, tidak sebagai mantra, tapi seutuhnya. Saya kira itu kriteria paling penting. Dan juga kalau bisa yang berpengalaman,” ucap Prabowo disambut gelak tawa.

Prabowo kemudian ditanya kembali, apakah dengan kriteria seperti yang dia ucap berarti capres tidak harus Prabowo lagi. Apa jawaban Prabowo?

“Ya tidak usah. Tidak harus Prabowo, siapa saja, masa republik ini. Jadi begini ya, saya ini belajar dari sejarah, dari suatu republik yang baik adalah kewajiban setiap warga negara yang mampu fisik, intelek, jasmani, dan kondisi ekonomi dirinya dan keluarganya wajib untuk menawarkan dirinya kepada negara dan bangsa, jadi wajib,” ujar Prabowo.

Baca Juga:  Pemanfaatan Internet di Era Digital Bantu Para Pelaku UMKM

Prabowo mengadakan pertemuan dengan Surya di Hari Lahir Pancasila yang diperingati 1 Juni 2022. Prabowo tiba pukul 11:50 WIB dan disambut Ketua DPP NasDem Willy Aditya dan Wasekjen DPP NasDem Hermawi Taslim.

Prabowo yang hadir mengenakan pakaian bernuansa batik itu kemudian menjelaskan kedatangannya ke NasDem Tower untuk bersilaturahmi dan makan siang bersama.

“Tidak ada agenda khusus saya diundang kawan saya ya saya datang. Ya makan siang (bareng),” kata Prabowo.

Mengutip laman CNBC, pertemuan Prabowo dan Surya berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Prabowo diterima langsung Surya di ruang kerjanya.

Tampak Surya didampingi sejumlah elite NasDem seperti Siswono Yudo Husodo, Enggartiasto Lukita, Jan Darmadi dan Ahmad Sahroni. Sementara itu dari Partai Gerindra juga turut hadir jajaran pengurus DPP seperti Ahmad Muzani, Budi Djiwandono, Sufmi Dasco dan Sugiyono. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE
Bantah Halangi Penyidikan, Pendiri IAW Beberkan Sejumlah Fakta Dukungan Penegakan Hukum di KPK
PMPRI Kembali Soroti Kasus Korupsi di BGN: Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer?
Antara Daftar Nama dan Fakta Hukum: Cara Publik Menyaring Informasi di Tengah Kasus Dugaan Korupsi di BGN
Iskandar Sitorus Bantah Tudingan Jubir KPK, Praktisi Hukum Minta Kedepankan Fakta
Dukung Penegakan Hukum di KPK, Iskandar Bantah Lakukan Obstruction of Justice
IAW Sebut Ada Dugaan Aliran Dana Rp91 Miliar dalam Kasus Suap DJBC
Keren, Kolaborasi Bank Jakarta dan Bapenda DKI di Jakarta Fair Bisa Bayar Pajak
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:45 WIB

Pemprov Disarankan Gandeng Polda Metro Hapus Denda ETLE

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:47 WIB

Bantah Halangi Penyidikan, Pendiri IAW Beberkan Sejumlah Fakta Dukungan Penegakan Hukum di KPK

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:04 WIB

PMPRI Kembali Soroti Kasus Korupsi di BGN: Apa Hubungannya Gizi Anak Dengan Kaos Kaki Militer?

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:28 WIB

Antara Daftar Nama dan Fakta Hukum: Cara Publik Menyaring Informasi di Tengah Kasus Dugaan Korupsi di BGN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:08 WIB

Iskandar Sitorus Bantah Tudingan Jubir KPK, Praktisi Hukum Minta Kedepankan Fakta

Berita Terbaru