Dituding “Kemlinthi” oleh Teman Satu Partainya,  Ini Jawaban Ganjar Pranowo 

- Penulis

Kamis, 2 Juni 2022 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan.

JAKARTA, Mediakarya –  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi dengan santai atas pernyataan Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan menyebut dirinya ‘kemlinthi’ karena dituding berambisi mencalonkan presiden di Pilpres 2024.

“Menghormatilah. Urusannya kan urusan copras-capres to, itu. Capres itu PDIP sudah jelas, itu urusan Ketua Umum, urusannya Bu Mega,” kata Ganjar di gedung Gradhika Bakti Praja, seperti dilansir dari detik.com, Kamis (2/6/2022).

Selain itu, Ganjar juga membantah bahwa dirinya tidak menghormati Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Ia kemudian menegaskan saat ini masih berfokus pada penanganan rob. Selain itu, ada juga permasalahan minyak goreng.

Baca Juga:  Sebanyak 193 Jiwa di 4 Desa Ikut Terdampak Banjir di Pulau Seram

“La, saya tak nyambut gawe ngurusi rob, saya tak nyambut gawe ngurusi minyak goreng dulu,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa dalam keterangan tertulis, Rabu (1/6/2022), Trimedya menyebut Ganjar terlalu gamblang menampilkan syahwat politik dengan melakukan sejumlah safari politik ke berbagai wilayah di Indonesia belakangan ini.

“Ini kan kelihatan main semua, ke mana-mana semua jalan, ke Medan, ke Makassar. Ya kita ketawa-ketawa saja pada saat PON Papua ada yang teriak Ganjar… Ganjar…. Siapa orang Papua yang tahu Ganjar? Kelihatan bener by design (sudah diatur), apalagi orang yang mengerti politik,” kata Trimedya. ***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Polri Torehkan Sejarah, Indonesia Akhiri 53 Tahun Impor Jagung
Sidang Kasus Suap Blue Ray, Ketika Rantai Perkara Berhenti di Bea Cukai
Rempang-Galang Ujian Besar Presiden Prabowo antara Investasi Strategis, Hak Adat, dan Kepastian Negara
Roy Suryo dkk Korban Paradigma Hukum Warisan Lama?
Ketua Komisi III Sebut Roy Suryo Cs Jadi Korban KUHAP Orde Baru
Pemkot Masih Ragu Dengan Tindakan Tegas, Tanggul GGC Tetap Berdiri
Pemadaman di Sumatera dan Jawa, Publik Pertanyakan Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional
Bupati Tabanan Buka Parade Gebogan dan Baleganjur 2026 di Ulun Danu–The Blooms, Dorong Wisata Budaya Bali
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:43 WIB

Polri Torehkan Sejarah, Indonesia Akhiri 53 Tahun Impor Jagung

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:46 WIB

Sidang Kasus Suap Blue Ray, Ketika Rantai Perkara Berhenti di Bea Cukai

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:44 WIB

Rempang-Galang Ujian Besar Presiden Prabowo antara Investasi Strategis, Hak Adat, dan Kepastian Negara

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:46 WIB

Ketua Komisi III Sebut Roy Suryo Cs Jadi Korban KUHAP Orde Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:09 WIB

Pemkot Masih Ragu Dengan Tindakan Tegas, Tanggul GGC Tetap Berdiri

Berita Terbaru