Kuasa Hukum Amin Fauzi Sebut Polisi Sudah Periksa 8 Saksi Atas Dugaan Kasus Pencemaran Nama Baik

- Editor

Sabtu, 18 Juni 2022 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aziz Iswanto (Foto: Mediakarya)

Aziz Iswanto (Foto: Mediakarya)

JAKARTA, Mediakarya – Penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan telah memeriksa 8 saksi terkait dengan kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh politisi Partai Golkar Amin Fauzi di Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu.

Kuasa hukum Amin Fauzi, Aziz Iswanto mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan atas kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah yang  diduga dilakukan oleh oknum yang mengatas namakan dirinya Presiodium Kabupaten Bekasi Utara (PKBU).

“Kami telah melaporkan oknum yang mengatas namakan dirinya adalah PKBU. Dimana oknum tersebut menuduh klien kami melakukan dugaan korupsi dan jual beli jabatan pada pemerintahan daerah Kabupaten Bekasi. Kemudian kelompok tersebut melakukan aksi di gedung KPK,” kata Aziz dalam keterangannya yang diterima Mediakarya, Sabtu (18/6/2022).

Aziz menegaskan, pihaknya akan terus mengawal proses hukum atas laporan yang telah mulai babak baru. Seperti diketahui bahwa hingga sampai saat ini polisi telah memanggil dan memeriksa sedikitnya 8 orang saksi. 

Baca Juga:  Hasil Temuan BPK, LSM Trinusa Bekasi Raya Minta Insentif PPJ Kota Bekasi Dikembalikan ke Kas Negara

Aziz memperkiraan pihak penyidik akan terus mengembangkan kasus tersebut. Tidak tertutup kemungkinan masih ada tambahan pemanggilan para saksi.

Pihak penyidik hingga sampai saat masih terus menggali siapa-siapa saja oknum PKBU yang ikut terlibat dalam perkara tersebut. Dia meyakini dalam waktu dekat penyidik segera menetapkan tersangka.

“Kita tunggu saja tanggal mainnya tidak akan lama lagi ko mereka yang telah memfitnah klien kami bakalan mendapat sanksi hukum atas perbuatannya yang memfitnah seseorang tanpa dasar dan bukti yang kuat,” katanya.

Selain itu, Aziz juga menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi bukti baru, bahwa organisasi PKBU adalah organisasi belum terdaftar atau ilegal.

“Kami berharap agar kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat agar tidak sembarang memfitnah. Apalagi melakukan propaganda,” pungkasnya.***

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati
Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga
Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”
IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power
IPW Desak Kadiv Propam Polri Segera Periksa Dittipideksus Bareskrim Polri
Politisi PDIP Ini Sebut Tidak Seluruh Proses Perampasan Aset Menunggu Putusan Pemidanaan
Polri Diminta Transparan Ungkap Temuan Ratusan Pucuk Senjata di Sekolah Swasta
Hasut Warga Pakai Toa Masjid, Tokoh Masyarakat Dilaporkan Ke Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:27 WIB

Desak Copot Dirum Tirta Bahagasasi, Tri Nusa Bekasi Raya Ancam Kembali Kepung Kantor Bupati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Jelang HUT RI ke-81, PJR BSD Bagikan 81 Bendera Merah Putih kepada Warga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Apel Kebangsaan di Monas, 11.000 Peserta Serukan “Jaga Jakarta untuk Indonesia”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:14 WIB

IPPS Indonesia: Penempatan Jabatan dari Unsur Keluarga Wali Kota Berpotensi Terjadinya Abuse of Power

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:32 WIB

IPW Desak Kadiv Propam Polri Segera Periksa Dittipideksus Bareskrim Polri

Berita Terbaru

PAM JAYA memperkuat budaya K3 bersama mitra kerja untuk memastikan keselamatan pekerja, masyarakat, dan keberlanjutan pembangunan jaringan perpipaan Jakarta.

Ekonomi & Bisnis

PAM JAYA Perkuat Komitmen K3 Bersama Mitra Kerja

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:26 WIB

Amos Hutauruk menilai Erick Thohir harus bertanggung jawab dan mendesak Ketua Umum PSSI mundur.

Headline

Timnas Garuda Keok, Erick Thohir Didesak Mundur

Minggu, 9 Agu 2026 - 19:08 WIB