LSM RMA Dukung Rencana Kenaikan BBM

- Editor

Jumat, 2 September 2022 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU (Foto: net)

SPBU (Foto: net)

ACEH TIMUR , Mediakarya – Pemerintah pada tahun 2022 telah mengeluarkan kebijakan pemberian subsidi energi sebesar Rp502 triliun. Ada potensi kenaikan subsidi energi sebesar Rp198 triliun pada akhir tahun jika pemerintah tidak menaikkan harga BBM, artinya subsidi energi menjadi Rp700 triliun.

Untuk itu, kenaikan harga BBM dinilai menjadi salah satu sokusi dalam rangka menekan tingginya angka subsidi di tanah air.

Menanggapi hal rersebut, Ketua Rakyat Meusaboh Aceh Pesisir (RMA), Muhajir, berharap masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam rangka menaikan BBM. Hal itu dalam rangka menekan tingginya subsidi BBM.

“Seperti kita ketahui bahwa sebelumnya pemerintah berhasil menahan laju Inflasi domestik di angka 4,9%. Angka tersebut merupakan angka yang relatif lebih rendah dibanding sejumlah negara di asia dan negara maju lainnya,” kata Muhajir dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/9/2022).

Untuk itu, pihaknya mendukung rencana kenaikan BBM tersebut agar membantu meringankan dampak inflasi di Indonesia.

Menurutnya, harga BBM di Indonesia saat ini tergolong sangat rendah, dibanding negara tetangga seperti Thailan dan Vietnam.

Baca Juga:  Polsek Pasar Minggu Bagikan Sembako ke Warga Terdampak Kenaikan BBM

Di Thailand harga jual BBM bila dirupiahkan bekisar Rp19.500/ liter, dan vietnam Rp16.645/ liter, sedangkan Filipina Rp21.352/liternya.

Dia pun menilai kenaikan harga yang di rencanakan oleh pemerintah tidak akan memberatkan, sehingga perlu adanya sikap dari masyarakat dalam mendukung kebijakan tersebut.

Oleh karena itu, untuk mengimbangi penyesuaian kenaikan harga BBM tersebut, pemerintah dapat memberikan BLT maupun bansos lainnya kepada masyarakat miskin yang terdampak langaung dengan kenaikan harga BBM.

Pemerintah juga dapat segera mengambil kebijakan terkait ketepatan penyaluran BBM subsidi, agar tidak salah sasaran, karena selama ini BBM subsidi banyak dinikmati oleh kalangan elit, baik perusahaan maupun mobil dan kendaraan mewah lainnya.

“Tentu dibarengi dengan peraturan dan penerapan sanksi kepada warga serta oknum oknum yang beking pelanggaran seperti penimbunan BBM, juga penertiban di tiap SPBU,” ujarnya. (Zulmalik)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun
Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi
Ketua DPRD Nias Selatan Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolres AKBP Alfian Tri Permadi
Nobar Final Piala Dunia 2026 di The Plaza Millennium Medan Berlangsung Meriah, Stevan Pasaribu Hibur Pengunjung
Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum
Perkuat Sinergitas, Kapolres Nias Selatan Kunjungi Kejari
Bawa Nama Presiden Prabowo dalam Perkara Pidana, Hotman Paris Diminta Jaga Etika Profesi
JUP Lakukan Perbaikan IPA Hutan Kota, PAM JAYA Berikan Bantuan Air melalui Emergency Mobil Tangki Selama Periode Gangguan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Di Balik Laba Rp45 Triliun Pertamina Hulu Energi, BPK Ungkap Pinjaman untuk Dividen dan Tantiem yang Berbuah Beban Bunga Rp1,56 Triliun

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:58 WIB

Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:11 WIB

Ketua DPRD Nias Selatan Terima Kunjungan Silaturahmi Kapolres AKBP Alfian Tri Permadi

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:18 WIB

Nobar Final Piala Dunia 2026 di The Plaza Millennium Medan Berlangsung Meriah, Stevan Pasaribu Hibur Pengunjung

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:42 WIB

Etos Indonesia Ingatkan KPK Agar Tak Terjebak Penggiringan Opini dan Politisasi Hukum

Berita Terbaru

Ilustrasi

Daerah

Begal Bawa Kabur Motor Pelajar Di Bekasi

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:58 WIB