KPU Bandung Mulai Distribusikan Logistik Pemilu ke Daerah Terpencil

- Editor

Minggu, 28 Januari 2024 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN BANDUNG, Mediakarya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung, Jawa Barat mulai mendistribusikan logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ke panitia pemilihan kecamatan (PPK), dengan memprioritaskan pengiriman ke daerah-daerah terpencil atau sulit dijangkau.

Kepala Bagian (Kabag) Keuangan, Umum dan Logistik KPU Kabupaten Bandung, Dheny Irawan mengatakan logistik pemilu yang tersimpan di gudang KPU telah didistribusikan ke-20 kecamatan.

“Sampai dengan tanggal 28 Januari ini, ada sekitar 20 kecamatan yang sudah terdistribusi dari total 31 kecamatan. Karena kita memprioritaskan pengiriman berdasarkan letak geografis yang terjauh,” kata Dheny di Kabupaten Bandung, Minggu.

Dheny menjelaskan untuk pengiriman logistik sementara ini, KPU Kabupaten Bandung baru mendistribusikan logistik di luar kotak suara antara lain, berupa bilik suara, alat tulis kantor dan tanda pengenal serta surat salinan DPT.

Terkait jadwal pengiriman surat suara, dia mengatakan logistik tersebut baru akan dikirim sekitar awal Februari karena masih dalam tahap pengepakan surat suara.

“Prediksi untuk surat suara yang ada di dalam kotak itu awal Februari. Kemungkinan baru akan dikirim sekitar tanggal 3 Februari,” kata dia.

Baca Juga:  PLN Sepertinya Kaya Tapi Utangnya Siapa yang Bayar?

Kendati demikian, lanjut Dheny, pihaknya memastikan seluruh logistik untuk Pemilu 2024 akan sampai di masing-masing TPS pada H-1 pencoblosan.

“Rancangan skenario kita dari tanggal 3 Februari itu kan mulai distribusi surat suara hingga sampai ke kelurahan sampai tanggal 8. Nah, baru pada tanggal 11 sampai 13 itu dari kelurahan dikirim menuju TPS,” katanya, dilansir dari antara.

Selain itu, dia mengatakan pada pelaksanaan pengiriman logistik ini pihaknya diberikan pengawalan yang ketat oleh jajaran Polresta Bandung dari gudang milik KPU hingga sampai ke masing-masing gudang di kecamatan.

Menurutnya, pengawalan sendiri bertujuan untuk mengantisipasi adanya pihak-pihak yang dapat merusak logistik pemilu atau ancaman-ancaman gangguan lainnya.

“Kalau untuk pengiriman, setiap kendaraan itu ada pengamanan melekat dari anggota Polresta Bandung sebanyak dua personil dengan dikawal dari mulai gudang KPU sampai dengan gudang di kecamatan,” kata dia. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pangdam Jaya/Jayakarta Bersama Insan Media, Jaga Jakarta, Jaga Indonesia
Polres Nisel dan Pemcam Onolalu Gotong Royong Perbaiki Jembatan Sungai Demba
Heboh Apartemen Mewah di Dalam Lapas Cibinong, LPKAN: Ini Bisnis Oknum Petugas!
Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan
Bhabinkamtibmas Bukan Cuma Hadir, Tapi Harus Selesaikan Masalah Warga
DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi
Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud
Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:21 WIB

Pangdam Jaya/Jayakarta Bersama Insan Media, Jaga Jakarta, Jaga Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 18:10 WIB

Polres Nisel dan Pemcam Onolalu Gotong Royong Perbaiki Jembatan Sungai Demba

Jumat, 25 September 2026 - 11:20 WIB

Heboh Apartemen Mewah di Dalam Lapas Cibinong, LPKAN: Ini Bisnis Oknum Petugas!

Jumat, 25 September 2026 - 10:07 WIB

Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 25 September 2026 - 07:25 WIB

DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi

Berita Terbaru

Daerah

Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:07 WIB