PT Amarta Karya Komitmen Dukung KPK Usut Kasus Proyek Fiktif

- Editor

Selasa, 30 April 2024 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Amarta Karya.

PT Amarta Karya.

JAKARTA,MediaKarya: Pihak manajemen PT Amarta Karya (Persero) mendukung upaya penegakkan hukum yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan penetapan 2 tersangka baru atas kasus dugaan korupsi pengadaan subkontraktor fiktif pada proyek tahun 2018 – 2020 di perusahaan BUMN tersebut.

Hal itu diungkapkan sekretaris perusahaan PT Amarta Karya (Amka) Brisben Rasyid, menanggapi pemberitaan di beberapa media online terkait terkait dengan ditetapkannya 2 tersangka baru.

Seperti diketahui, saat ini KPK tengah melakukan proses penyidikan. Adapun para tersangka akan diumumkan resmi oleh KPK setelah proses penyidikan selesai.

Baca Juga:  KPK: Penyelidikan Formula E Masih Berproses

Penambahan dua tersangka tersebut merupakan hasil pengembangan dari perkara kasus tipikor yang menjerat mantan Direktur Utama dan mantan Direktur Keuangan PT Amarta Karya (Persero) yang telah divonis hukuman penjara.

“Manajemen memberikan apresiasi dan berkomitmen akan selalu berkomitmen mendukung semua langkah dan upaya KPK dalam memberantas korupsi di PT Amarta Karya (Persero),” kata Brisben, Senin (29/4/2014).

Brisben menegaskan bahwa manajemen PT Amarta Karya (Persero) memastikan bahwa proses penyidikan hingga nanti pengumuman resmi tersangka baru, tidak akan menganggu operasional perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Hari Ini Nusron Wahid Dijadwalkan Kembali Dipanggil KPK, GNK Minta Tak Tebang Pilih
Prabowo Puji Pramono Anung di Peresmian LRT Jakarta: Saya Akui Gubernur Hebat, Orang Baik, Meski Bukan dari Partai Saya
Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama
Tri Nusa Bekasi Raya Laporkan Kasus Tunggakan PBJT ke Kejagung
Kejagung Periksa 2 Mantan Pejabat ESDM Terkait Dugaan Korupsi KSO Migas Bekasi, Kerugian NegaraDitaksir Rp 2 Triliun
Sestama BNPB Bungkam Usai Diperiksa KPK
Pembentukan Pansel KPU Bawaslu DPR Tawarkan Dua Skema
Kemensos Pastikan 15 Juta Data Terdaftar di Perlinsos

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Hari Ini Nusron Wahid Dijadwalkan Kembali Dipanggil KPK, GNK Minta Tak Tebang Pilih

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Prabowo Puji Pramono Anung di Peresmian LRT Jakarta: Saya Akui Gubernur Hebat, Orang Baik, Meski Bukan dari Partai Saya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Elektabilitas Dedi Mulyadi Terancam Tergerus, Pramono Anung Jadi Pesaing Utama

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Kejagung Periksa 2 Mantan Pejabat ESDM Terkait Dugaan Korupsi KSO Migas Bekasi, Kerugian NegaraDitaksir Rp 2 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Sestama BNPB Bungkam Usai Diperiksa KPK

Berita Terbaru