Perlu Kesadaran Adaptasi Pendidik di Masa Pandemi

- Editor

Rabu, 15 September 2021 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Bekasi serta jajaran saat tinjau Pembelajaran Tatap Muka (PKM) di SMPN 2 Kota Bekasi pada Senin (06/09/21)

Walikota Bekasi serta jajaran saat tinjau Pembelajaran Tatap Muka (PKM) di SMPN 2 Kota Bekasi pada Senin (06/09/21)

JAKARTA, Mediakarya – Pembangun resiliensi peserta didik yang perlu dilakukan adalah memberikan perhatian dan motivasi, menetapkan dan mengomunikasikan harapan-harapan yang tinggi namun realistis serta memberikan kesempatan untuk partisipasi yang bermakna. Hal itu disampaikannya mengutip teori Bernad (1991).

Hal itu dikatakan Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka Jakarta (Uhamka) Abdul Rahman A Ghani mengatakan dalam dalam webinar yang digelar Sekolah Pascasarjana Uhamka, Selasa (14/9/2021)

Menurut Abdul Rahman, sekolah sebagai lingkungan kritis sangat strategis untuk membangun resiliensi peserta didik.

“Maka sekolah sebagai lembaga pendidikan dan pendidik sebagai penyelenggara pendidikan memiliki peran membangun resiliensi tersebut,” tuturnya.

Abdul Rahman melanjutkan dalam suasana relasi dan komunikasi yang efektif peserta didik lebih mudah untuk mengeksplorasi dan mengembangkan kemampuan dirinya sehingga peserta didik dapat mengembangkan dirinya menjadi pribadi yang dewasa dan matang.

“Dengan demikian, kualitas kepribadian pendidik, kedewasaan, kematangan perasaan, dan integritas pribadi akan mempunyai peran besar dalam proses pendidikan,” terangnya.

Baca Juga:  KND Lakukan Advokasi agar Isu Disabilitas Dibahas dalam Debat Capres

Dalam kesempatan yang sama, Kepala SD Muhammadiyah 09 Plus Duren Sawit, Jakarta Timur, Syamsiah, menyampaikan, resiliensi menurutnya adalah bangkit kembali secara positif terhadap kejadian yang tidak menyenangkan.

Selain itu, resiliensi juga dimaknai sebagai kemampuan untuk tetap teguh dalam situasi sulit.

“Bagaimana kita menyikapinya secara positif. Kita semua merasakan pandemi ini situasinya sangat sulit untuk kita semuanya,” ujarnya.

Dengan begitu, Syamsiah berpesan agar para guru dapat dan mau beradaptasi, berubah, dan lebih melek IT agar siswa tidak mudah bosan dalam proses pembelajaran.

Begitu juga orang tua yang harus memainkan peran sebagai pendidik di rumah. Menurut Syamsiah, kekurangan yang terjadi akibat pandemi mesti diubah menjadi kelebihan.

“Misalnya guru memiliki kekurangan di bidang IT, maka diubah dengan belajar agar punya kelebihan di bidang itu,” ujarnya.  (dui)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying
NCW Tuding Wali Kota Bekasi Bohongi Publik Soal BEP PT Migas, Kejagung Justru Bongkar Korupsi Rp2 Triliun
Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim
Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir
Beli Rumah Lunas dan Bersertifikat Resmi, Aset Klien Yuli Yanti Hutagaol Malah Disita Bank Mayapada
GMNI Kota Bekasi Miris, Loker Fiktif Belum Ada Perhatian Serius
DPRD Kota Bekasi Soroti Tajam Loker Bodong, Minta Disnaker Tegas

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WIB

NCW Tuding Wali Kota Bekasi Bohongi Publik Soal BEP PT Migas, Kejagung Justru Bongkar Korupsi Rp2 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Ketua Kadin Kota Bekasi Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Ahmad Safrudin Desak Alih Fungsi Hutan dan Gambut Dihentikan, Karhutla Ancam Kesehatan dan Iklim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, Warga Kota Bekasi Khawatir

Berita Terbaru

Opini

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:35 WIB

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Ekopol Konstitusi Itu Peta Jalan Kedaulatan Kita

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:42 WIB