Home / DKI

Tak Melibatkan RT RW, Fasos Fasum Olahraga Ecopark PIK Diduga Tidak Mengantongi izin

- Penulis

Minggu, 11 Agustus 2024 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA RAYA – Lingkungan olahraga Pingpong KAYARA PIK (Lingkungan Taman Ecopark) yang berada di Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial (Fasos Fasum) Jalan Pantai Utara 3 Blok 1. U. 5A, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta menjadi polemik. Hal tersebut diketahui dengan adanya spanduk pemberitahuan yang terpampang di beberapa lokasi di Lingkungan Taman Ecopark.

Adapun tulisan dalam spanduk disebutkan adanya “oknum tertentu” mulai mengundang keributan dengan mencopot dan memindahkan barang-barang keperluan olahraga pingpong Kayara Group Malam. Untuk itu kami memberitahukan kepada warga situasi yang terjadi di Kayara pingpong Pik (Lingkungan Taman Ecopark) dengan tertanda Kayara Pingpong group – Pik (Group Malam) tertanggal 24 Juli 2024.

Menanggapi hal itu, Pengurus resmi pingpong Ecopark PIK mengaku tidak memasang spanduk tersebut. Melainkan pemasang spanduk adalah oknum yang tak bertanggung jawab.

“Jadi untuk spanduk kuning itu bukan atas nama dari kami pengurus resmi. Itu kelompok di luar yang resmi yang pasang itu,” terang salah satu pengurus Pingpong Ecopark PIK yang minta namanya tak disebutkan, Sabtu (10/8/2024).

Hingga saat ini, Pihak Pingpong Ecopark sendiri juga tidak mengetahui maksud serta tujuan pemasangan spanduk tersebut oleh oknum tertentu. “Tujuannya juga kami tidak tahu pak dengan mengatasnamakan “oknum tertentu” padahal gedung pingpong ini dengan pengurus lama bersifat resmi dan berlandaskan hukum yang kuat, ada akta kepengurusan dan lain-lain,” terangnya.

Ia mengatakan, lahan Fasos Fasum di Ecopark PIK tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan warga yang ada di sekitar lingkungan taman

“Ecopark PIK ini dimanfaatkan sebagai tempat berkumpulnya warga. Serta sebagai Taman, Lapangan Basket, Saung berkumpul warga untuk karaoke,atau acara ulang tahun dan lainnya,” tandasnya.

Baca Juga:  Blusukan di SDN 02 Sukapura, Bang Juai Kunjungi Pengungsi Banjir

Menurut informasi yang diperoleh, pemanfaatan lahan Fasos dan Fasum untuk sarana olahraga di lingkungan Taman Ecopark sendiri diduga belum mengantongi izin dari Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta.

Ketua RW 07 Kapuk Muara, Ardyan mangaku tak tahu menahu soal Fasos dan Fasum tersebut lantaran tak pernah dilibatkan dalam pembangunan dan pengelolaan sarana olahraga di lingkungan Taman Ecopark.

“Maaf saya kurang tau soal fasos itu karena pembangunan pemanfaatan dan pengelolaan tidak pernah melibatkan RT/RW hingga saat ini,” terangnya.

Ardyan mengatakan, keberadaan taman olahraga tersebut dibangun sebelum ia menjabat sebagai Ketua RW.

“Sudah berdiri dan dikelola oleh sekelompok orang jauh sebelum saya menjabat. Apakah mereka ada ijin dari RW sebelumnya saya pun tidak tahu,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Badan Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup (PKLH) Ardhan Solihin menerangkan, jika pemanfaatan lahan Fasos Fasum untuk sarana olahraga harus mengajukan izin kepada BPAD Provinsi DKI Jakarta.

“Ya harus ada izin pemanfaatan aset kepada BPAD,” terang Ardhan saat dimintai tanggapannya.

Namun kata Ardhan, apabila Fasos dan Fasum yang dimanfaatkan belum mengantongi ijin maka akan dilakukan pengecekan lokasi oleh Suku Badan Aset.

“Akan di cek di lokasi oleh suban Aset, nanti akan di undang yang memanfaatkan lahan tersebut ke BPAD,” imbuhnya.

Menurutnya, Fasos dan Fasum yang telah mengajukan izin pemanfaatan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk sarana olahraga. “Fasos fasum boleh saja digunakan untuk sarana olah raga, tergantung kebutuhan dan kapasitasnya, apalagi milik privat,” kata Ardhan. (hab)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gelar Workshop, PTOI DKI Jakarta Dongkrak Kualitas Terapis Olahraga
Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh
Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA
Pasokan Beras Jakarta Aman Terkendali, Food Station Pastikan Harga Stabil
Kegiatan Donor Darah Disambut Antusias, Bank Jakarta Satukan Kepedulian Bersama PWI Jaya dan PMI DKI
Bank Jakarta Salurkan Bantuan Untuk Sahabat Disabilitas Binaan YaSDI 
Gelar XPORIA 2026, Bank Jakarta Bangun Ekosistem Ekonomi Terintegrasi Berbasis Kolaborasi
Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026, Dorong Transformasi dari Bank Daerah Jadi Orkestrator Ekonomi Ibu Kota
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:20 WIB

Gelar Workshop, PTOI DKI Jakarta Dongkrak Kualitas Terapis Olahraga

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:21 WIB

Peringatan May Day 2026, Mbak Yuke Pastikan DPRD Akan Arahkan Kebijakan Anggaran Agar Lebih Berpihak Pada Buruh

Rabu, 29 April 2026 - 21:04 WIB

Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan Dari IPA Portabel PAM JAYA

Selasa, 28 April 2026 - 09:14 WIB

Pasokan Beras Jakarta Aman Terkendali, Food Station Pastikan Harga Stabil

Senin, 27 April 2026 - 10:19 WIB

Kegiatan Donor Darah Disambut Antusias, Bank Jakarta Satukan Kepedulian Bersama PWI Jaya dan PMI DKI

Berita Terbaru

Sekjen PBNU Saifullah Yusuf

Megapolitan

Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Pada Agustus

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:12 WIB

Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat memberikan sambutan kepada peserta pelatihan Pengelolaan Barang Milik Negara

Daerah

Mensos Ingatkan SR Untuk Jaga Barang Milik Negara

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:03 WIB

Pengamat ekonoomi Khudori

Ekonomi & Bisnis

Berkelit dari Kerugian dengan Beras Khusus

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:30 WIB

Mahasiswi ITPLN. (Foto: dok. ITPLN)

Departemen

Khusus Perempuan! Beasiswa YKK Dibuka hingga 16 Mei

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:20 WIB