Kemendag Waspadai Potensi Anjloknya Harga Cabai dan Bawang Merah

- Editor

Kamis, 16 September 2021 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kementerian Perdagangan mewaspadai penurunan harga cabai dan bawang merah secara bersamaan dalam beberapa waktu belakangan. Setelah sebelumnya cenderung naik, harga cabai sudah mulai turun baik dibanding seminggu lalu maupun bulan lalu seiring dengan panen raya di berbagai daerah sentra produksi.

“Penurunan harga terjadi tidak hanya di tingkat eceran, namun juga di pasar induk dan tingkat petani,” demikian dikutip data Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (16/9).

Berdasarkan laporan dari Kementerian Pertanian dan Asosiasi Petani Cabai terjadi oversupply di beberapa daerah sentra. Kondisi oversuplly dan lemahnya permintaan karena dampak pandemi membuat harga cabai semakin turun.

Di pasar induk rawit merah dibanderol Rp37.400 per Kg, keriting dibanderol Rp10.000 per Kg, cabai besar sebesar Rp8.700 per Kg, cabai rawit merah sebesar Rp10.000 per Kg, cabai keriting senilai Rp26.200 per kg.

Baca Juga:  Kemendag mulai seleksi 11.764 CPNS

Sementara itu, dilansir dari merdeka, di tingkat eceran nasional petani cabai besar diperdagangkan dengan harga Rp26.700 per Kg, cabai keriting senilai Rp18.000 per Kg, cabai besar senilai Rp20.100 per Kg, cabai rawit merah senilai Rp21.200 per Kg.

Sementara itu, harga bawang merah sudah mulai turun baik dibanding seminggu lalu maupun bulan lalu seiring dengan penambahan pasokan di pasar induk dan pasar eceran.

“Perlu diwaspadai penurunan harga di tingkat petani seiring dengan masuknya musim panen di beberapa sentra produksi bawang merah,” tulis Kementerian Perdagangan.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar
Soroti Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Komnas Perlindungan Anak: Jangan Korbankan Anak Santri
Mendigitalkan Benteng Cukai, Menutup Celah Oknum
Selamat Datang di Dinasti Baru Pemerintahan Kota Bekasi
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Kelas Barista Hingga Manajemen Digital, Cara Al Hikmah 2 Benda Cetak Santripreneur Lewat Ben Ngopi
Dua Pekan Penentu: Agus Wahid Sebut Solusi Kenegaraan Ada di Tangan Prabowo
Politisi PDIP Semprot Mendagri dan Kepala BGN: Jangan Main Ancam Pemda Soal Satgas MBG, Ini Pemerasan Administrasi

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:28 WIB

Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar

Senin, 2 November 2026 - 08:09 WIB

Soroti Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Komnas Perlindungan Anak: Jangan Korbankan Anak Santri

Senin, 2 November 2026 - 07:28 WIB

Mendigitalkan Benteng Cukai, Menutup Celah Oknum

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Kelas Barista Hingga Manajemen Digital, Cara Al Hikmah 2 Benda Cetak Santripreneur Lewat Ben Ngopi

Berita Terbaru

Kantor Pusat Bea Cukai (Foto: Ist)

Ekonomi & Bisnis

Mendigitalkan Benteng Cukai, Menutup Celah Oknum

Senin, 2 Nov 2026 - 07:28 WIB